Breaking News:

Pinangki Masih Terima Gaji dari Negara, Belum Diberhentikan Sebagai PNS

Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman yang mengungkapkan hal itu.

Editor: DionDBPutra
Tribunnews/Irwan Rismawan
Terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki Sirna Malasari menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin 9 November 2020. 

"Kalau toh kemudian ini berlama lama berarti Kejaksaan Agung diduga melanggar aturan dan Dikhawatirkan masyarakat memberikan keistimewaan terhadap Pinangki," tukasnya.

Dikonfirmasi terpisah, pihak Kejaksaan Agung mengaku segera memproses pemberhentian Pinangki setelah putusan pidana tindak pidana korupsi terhadap dirinya dinyatakan inkrah alias berkekuatan hukum tetap.

"Proses pemberhentian," kata Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan, Amir Yanto saat dikonfirmasi, Kamis 5 Agustus 2021.

Namun Yanto tidak membeberkan lebih lanjut mengenai sejauh mana proses sidang internal terhadap Jaksa tersebut sudah dilakukan.

Amir Yanto memastikan jika proses internal di Kejaksaan sudah rampung maka Pinangki akan langsung dipecat. "Ya, langsung diberhentikan," tambahnya.

Pinangki sebelumnya dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), dan pemufakatan jahat terkait sengkarut penanganan perkara terpidana korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra. Ia kemudian divonis 10 tahun penjara.

Namun, di tingkat banding, hakim memotong hukuman Pinangki menjadi 4 tahun saja. Meski ia tetap bersalah atas tiga perbuatan tersebut.

Kini ia sudah diskusi ke lapas karena perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap.

Pinangki kini dipenjara di LP Wanita Tangerang untuk menjalani hukuman 4 tahun ke depan.(tribun network/igm/dod)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved