Breaking News:

Kesehatan

Cara Mengatasi Kehilangan Penciuman atau Anosmia dengan Terapi Mengenal Bau Hingga Makan Sambal

Tak bisa mencium bau dan merasakan makanan pasti menjadi pengalaman yang tidak mengenakkan bagi seseorang.

Editor: Wema Satya Dinata
SHUTTERSTOCK/VIALANTSIN
Ilustrasi anosmia, kehilangan penciuman - Cara Mengatasi Kehilangan Penciuman atau Anosmia dengan Terapi Mengenal Bau Hingga Makan Sambal 

TRIBUN-BALI.COM - Simak cara mengatasi anosmia atau kehilangan indera penciuman tanpa obat, dan cukup dengan rutin lakukan hal berikut ini.

Anosmia atau kehilangan indera penciuman menjadi satu dari sekian gejala COVID-19.

Tak bisa mencium bau dan merasakan makanan pasti menjadi pengalaman yang tidak mengenakkan bagi seseorang.

Terutama karena kita tak bisa merasakan keenakan makanan atau minuman yang kita lahap.

Baca juga: Berikut Cara Mengatasi Hilangnya Penciuman atau Anosmia Akibat Infeksi Menurut Dokter

Berikut SURYA.co.id merangkum cara mengatasi Anosmia atau kehilangan penciuman dan perasa.

Anosmia Bisa Sembuh Tanpa Diobati

Melansir artikel Kompas.com, anosmia sebentulnya dapat diatasi tanpa perlu diobati.

Itu artinya seseorang yang kehilangan indra penciuman dan perasa dapat sembuh dengan sendirinya.

"Kita tinggal tunggu saja kapan, bisa delapan hari atau sampai tiga minggu. Tapi kalau ingin cepat harus melakukan smell training," katanya dikutip Kompas.com dalam Instagram Live bersama Eka Hospital Bekasi, Senin (12/7/2021).

Orang yang mengalami anosmia cenderung kehilangan nafsu makan.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved