Olimpiade Tokyo 2020
AS Juara Umum Olimpiade Setelah Menyalip China pada Hari Terakhir, Indonesia Ke-55
Rangkaian lomba dan pertandingan semua cabang olahraga Olimpiade Tokyo 2020 telah rampung digelar pada Minggu sore 8 Agustus 2021.
TRIBUN-BALI.COM, TOKYO - Luar biasa perjuangan kontingen Amerika Serikat ( AS). Negeri Paman Sam itu menyalip China pada hari terakhir untuk meraih gelar juara umum Olimpiade Tokyo 2020.
Rangkaian lomba dan pertandingan semua cabang olahraga Olimpiade Tokyo 2020 telah rampung digelar pada Minggu sore 8 Agustus 2021.
Pesta olahraga multicabang terbesar di dunia itu ditutup dengan pertandingan final cabang olahraga polo air putra antara Yunani dan Serbia.
Bertanding di Tatsumi Water Polo Centre, Serbia menang dengan skor akhir 13-10 dan meraih medali emas.
Baca juga: Miris, Pelatih Asal Jerman Ini Diusir dari Olimpiade Tokyo 2021 Gegara Memukul Kuda Saint Boy
Baca juga: HASIL Brasil Vs Spanyol: Perlu Babak Extra Time, Dani Alves Dkk Raih Emas Sepakbola Olimpiade 2021
Serbia total mengoleksi sembilan medali dengan rincian 3 emas, 1 perak, dan 5 perunggu.
Serbia mengakhiri perjuangannya di Olimpiade Tokyo 2020 di urutan ke-28 klasemen.
Adapun Amerika Serikat dipastikan menjadi juara umum Olimpiade Tokyo 2020.
Kepastian itu didapat setelah AS menambah tiga medali emas pada hari ini dari cabang olahraga bola basket putri, balap sepeda, dan voli putri.
Sebanyak dua medali emas yang diraih tim basket putri dan atlet balap sepeda, Jennifer Valente, membuat Amerika Serikat menggeser posisi China dan naik ke puncak klasemen pada siang hari tadi.
Dalam periode tersebut, Amerika Serikat dan China sama-sama mengoleksi 38 emas.
Namun, AS berhak menempati posisi pertama karena unggul jumlah medali perak.
Amerika Serikat lalu menambah satu medali emas lagi setelah timnas voli putri mereka mengalahkan Brasil dengan kemenangan dua set langsung.
Serangkaian hasil tersebut membuat Amerika Serikat mengoleksi 39 emas dan tak mungkin lagi terkejar oleh China.
China pun gagal menambah medali emas pada hari terakhir Olimpiade Tokyo 2020 setelah petinju Li Qian kalah dari Lauren Price (Inggris Raya).
Amerika Serikat keluar sebagai juara umum Olimpiade Tokyo 2020 dengan perolehan 113 medali yang terdiri dari 39 emas, 41 perak, dan 33 perunggu.
China yang meraih total 88 medali menyusul di urutan kedua. Mereka mengoleksi 38 emas, 31 perak, dan 18 perunggu.
Sementara itu, tuan rumah Jepang finis di posisi ketiga dengan rincian 27 emas, 14 perak, dan 17 perunggu.
Inggris Raya, ROC, Australia, Belanda, Perancis, Jerman, dan Italia secara berurutan menghuni peringkat ke-4 sampai ke-10.
Di sisi lain, Indonesia menempati posisi ke-55 pada klasemen akhir dengan koleksi 5 medali, yakni 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu.
Medali emas Indonesia diraih dari cabor bulu tangkis melalui pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Sementara itu, medali perak dipersembahkan lifter Eko Yuli Irawan yang turun di kelas 61 kg putra cabor angkat besi.
Adapun tiga perunggu didapat oleh Windy Cantika Aisah (angkat besi), Rahmat Erwin Abdullah (angkat besi), dan Anthony Sinisuka Ginting (bulu tangkis).
Indonesia menjadi negara Asia Tenggara terbaik kedua di Olimpiade Tokyo setelah Filipina yang finis di urutan ke-50.
Sementara itu, Thailand berada di peringkat ke-59 dan Malaysia finis di posisi ke-74.
Klasemen akhir Olimpiade Tokyo 2020:
1 Amerika Serikat 39 41 33 113
2 China 38 32 18 88
3 Jepang 27 14 17 58
4 Inggris Raya 22 21 22 65
5 ROC 20 28 23 71
6 Australia 17 7 22 46
7 Belanda 10 12 16 36
8 Prancis 10 12 11 33
9 Jerman 10 11 16 37
10 Italia 10 10 20 40 ...
50 Filipina 1 2 1 4 ...
55 Indonesia 1 1 3 5
Untuk melihat klasemen lengkap Olimpiade Tokyo 2020 bisa mengakses tautan berikut ini
Berita lain dari arena Olimpiade Tokyo
Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul Klasemen Akhir Olimpiade Tokyo - AS Juara Umum Salip China, Indonesia Ke-55"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tim-sepakbola-putri-kanda.jpg)