Breaking News:

Berita Karangasem

Pandemi Covid-19, Pengrajin Tenun Cagcag di Banjar Waliang Karangasem Tak Beroperasi Sementara

Puluhan pengrajin tenun cagcag di Banjar Waliang, Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali, berhenti beroperasi

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Saiful Rohim
Pengrajin tenun cagcag di Banjar Waliang, Desa Abang, Kecamatan Abang. Mereka terlihat menenun cagcag saat pendampingan dari desa - Pandemi Covid-19, Pengrajin Tenun Cagcag di Banjar Waliang Karangasem Tak Beroperasi Sementara 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Puluhan pengrajin tenun cagcag di Banjar Waliang, Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali, berhenti beroperasi untuk sementara.

Pemicunya karena merebaknya penyebaran Covid-19, sehingga mengakibatkan penjualan kain tenun cagcag tak ada di pasar.

Perbekel Desa Abang, I Nyoman Sutirtayana mengatakan, pengrajin tenun cagcag tidak beroperasi sejak 2020 lantaran minimnya permintaan dipasaran.

Toko, artshop, dan pasar tradisional yang menjadi tempat menitipkan tenun cagcag sebagian besar tutup karena minim pembeli.

Baca juga: Dana Talangan Produksi Tenun Diserahkan, Bupati Tamba: Harus Tetap Semangat Berkarya

"Hampir semua pengrajin (tenun cagcag) tak beroperasi untuk sementara. Permintaan kain tenun tak ada. Biasanya kain cagcag digunakan saat gelar upacara. Seperti tari rejang renteng, serta tari rejang lainnya,"ungkap Nyoman Sutirtayana, Minggu 8 Agustus 2021.

Ditambahkan, di tengah pandemi Covid-19 penjualan kain tenun cagcag tak menentu per bulannya.

Pengrajin mengaku merugi karena stok kain masih banyak, alias belum terjual.

Modal pengrajin banyak yang belum kembali.

Sehingga pengrajin tidak memiliki modal untuk membuat tenun cagcag.

"Stok kain cagcag di penenun masih banyak. Harga per lembarnya kain sekitar 50-100 ribu, tergantung motif dan ukurannya,"tambah Nyoman Sutirtayana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved