Breaking News:

Berita Klungkung

Kasus Korupsi Penjualan Air Tangki PDAM Nusa Penida, Perhitungan Kerugian Dimohonkan ke Inspektorat

Cabang Kejaksanaan Negeri Klungkung di Nusa Penida melanjutkan penyidikan, terkait  penyalahgunaan hasil penjualan air tangki PDAM Klungkung

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kepala Cabang Kejaksaan Nusa Penida I Putu Gede Darmawan Hadi Seputra, Selasa 9 Agustus 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Cabang Kejaksanaan Negeri Klungkung di Nusa Penida melanjutkan penyidikan, terkait 
penyalahgunaan hasil penjualan air tangki PDAM Klungkung Unit Nusa Penida.

Lama menunggu hasil audit dari BPKP, Pihak Cabjari pun memutuskan mengalihkan audit perhitungan kerugian negara ke Inspektorat Klungkung.

Kepala Cabang Kejaksaan Nusa Penida I Putu Gede Darmawan Hadi Seputra menjelaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan BPKP untuk mendapatkan hasil perhitungan kerugian negara terkait penyalahgunaan hasil penjualan air tangki PDAM  Klungkung Unit Nusa Penida, periode bulan Mei 2018 sampai dengan September 2019.

Baca juga: Wisman Selamatkan Ridho dan Amelia di Klungkung, Lima ABK Terombang-ambing Selama Dua Hari

Namun sampai saat ini perhitungan kerugian negara itu belum dilakukan oleh BPKP.

"Kami sudah menerima surat dari BPKP Perwakilan Bali No.S.1453/PW22/5/2021, tanggal 23 Juli 2021 terkait tindak lanjut permohonan audit penghitungan kerugian negara perkara dugaan tindak pidana korupsi pada penjualan air tangki PDAM TM Klungkung Unit Nusa penida," jelas Kepala Cabang Kejaksaan Nusa Penida I Putu Gede Darmawan Hadi Seputra, Selasa 9 Agustus 2021.

Baca juga: Data Surveilans, Dandim Klungkung: Tidak Boleh Ada Data Fiktif

Dari surat itu dijelaskan, jika pihak BPKP belum dapat menindaklanjuti permohonan Cabjari Nusa Penida untuk perhitungan kerugian negara terkait kasus tersebut.

Alasannya tenaga BPKP yang terbatas dan penugasan mandatori dari pusat yang saling susul. 

" Atas kendala itu, kami disarankan untuk dapat meminta audit penghitungan kerugian negara kepada inspektorat Klungkung," ungkap Gede Darmawan.

Baca juga: Diterjang Banjir, Akses Jalan Pura Beji Pasekan Klungkung Kembali Putus

Berdasarkan surat tersebut, pihak Cabjari Nusa Penida telah berkoordinasi dengan Inspektorat Klungkung.

Pihak Cabjari juga sudah bersurat ke Inspektorat Klungkung terkait permohonan penghitungan kerugian negara berdasarkan surat No. 462/N.1.12.8/fd.1/08/2021 tanggal 3 Agustus 2021.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved