Breaking News:

Berita Gianyar

Buruh Pencari Kelapa di Tampaksiring Tewas Setelah Jatuh dari Pohon

Proses evakuasi I Wayan Marta (48) asal Banjar Padpadan, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Bali berakhir dramatis, Senin 9 Agustus 2021.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Proses pencarian Wayan Marta di sungai di Banjar Cagan, Desa Pejeng Kangin, Tampaksiring, Gianyar, Senin 9 Agustus 2021 malam. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Proses evakuasi I Wayan Marta (48) asal Banjar Padpadan, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Bali berakhir dramatis, Senin 9 Agustus 2021.

Di mana proses evakuasi jasad korban yang berada di jurang sungai di Banjar Cagan, Desa Pejeng Kangin, Tampaksiring, memakan waktu hampir tiga jam. 

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar, yang diterima Tribun Bali, Selasa 10 Agustus 2021, kejadian tersebut bermula saat korban yang merupakan buruh naik kelapa , mencari kelapa milik Dewa Aji dari Cagan Kelod, Senin 9 Agustus 2021 sekitar pukul 17.00 wita.

Baca juga: UPDATE Pencarian Sadra, BPBD Gianyar Lakukan Pencarian di Pinggir Pantai karena Kekurangan Alat

Seorang warga, Ni Putu Eka Yunita 35, yang sedang berolahraga di sekitar sungai, saat itu melihat korban memetik hingga tiga buah kelapa.

Namun saat petikan ke empat, iapun mendengar suara 'uhh' yang bersumber dari korban.

Saat ia kembali mengecek korban yang sedang memetik kalapa, ternyata korban sudah tidak ada di atas pohon kelapa.

Iapun memastikan korban sudah jatuh ke dalam sungai, dan langsung berteriak meminta tolong untuk menyelamatkan korban.

Baca juga: Terjatuh dari Pohon Kelapa dan Tercebur ke Sungai Singa Gianyar, Wayan Warta Ditemukan Meninggal

Informasi tersebut akhirnya tiba ke Maskar BPBD Gianyar dan diteruskan ke pihak terkait lainnya.

Adapun proses evakuasi korban melibatkan, Polsek Tampaksiring, BPBD Gianyar, PMi Gianyar, Basarnas dan sebagainya. 

Kepala BPBD Gianyar, Ida Bagus Suamba mengatakan, proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar satu jam.

Baca juga: PN Gianyar Kembali Tunda Persidangan Sepekan Akibat Covid-19

Hal tersebut karena medan yang sulit, dan suasana yang gelap.

Banyaknya warga yang datang ke TKP juga menghambat pergerakan petugas. 

"Pukul 22.40 Wita, jenazah ditemukan dan langsung dibawa ke RSU Ari Canti Ubud oleh armada Puskesmas Tampaksiring," ujarnya. (*)

Berita lainnya di Berita Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved