Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kepausan

Polisi Sudah Mengidentifikasi Pengirim Amplop Berisi Peluru kepada Paus Fransiskus

Menurut laporan Harian Corriere della Sera, si pelaku sudah diketahui Kepolisian Vatikan karena pernah mengirim surat kepada Paus sebelumnya.

Tayang:
Editor: DionDBPutra
MEDIA VATIKAN / AFP
Foto yang diambil dan dibagikan pada 28 Maret 2021 oleh The Vatican Media ini menunjukkan Paus Fransiskus memegang ranting pohon palem saat ia tiba untuk merayakan misa Minggu Palem, yang menandai hari pertama Pekan Suci, di Basilika Santo Petrus Vatikan. 

TRIBUN-BALI.COM, VATICAN CITY- Polisi Italia sudah mengidentifikasi pengirim surat berisi tiga peluru kepada Paus Fransiskus.

Menurut laporan Harian Corriere della Sera, si pelaku sudah diketahui Kepolisian Vatikan karena pernah mengirim surat kepada Paus sebelumnya.

Identitas si tersangka tidak diumumkan, namun kepolisian menerangkan mereka kini melakukan pengawasan ketat terhadapnya.

Pada Senin 9 Agustus 2021, polisi Italia mengungkapkan ada amplop dengan perangko Perancis berisi tiga butir peluru Flobert 9 mm.

Baca juga: Karyawan Pos Milan Cegat Amplop Surat Berisi Tiga Peluru untuk Paus Fransiskus

Baca juga: Paus Fransiskus Perbarui Hukum Kanonik, Revisi Sanksi Pidana Terkait Kasus Pedofilia

Dilansir RT, amunisi itu ditemukan bersama sepucuk surat yang isinya memaparkan mengenai situasi finansial yang dihadapi Vatikan.

Surat tersebut dikirim dengan alamat "Paus Fransiskus, Vatican City, Lapangan Santo Petrus di Roma".

Takhta Suci enggan mengomentari insiden itu. Penemuan amplop tersebut bertepatan dengan dugaan penyalahgunaan wewenang, penggelapan, dan pencucian uang yang disidangkan Juli lalu.

Sebanyak 10 orang dituduh menyalahgunakan dana amal gereja untuk melakukan investasi berisiko tinggi real estate di London, Inggris.

Para terdakwa termasuk Kardinal Giovanni Angelo Becciu, mantan pejabat di Sekretariat Dalam Negeri Vatikan.

Becciu, yang membantah tuduhan tersebut, menjadi pejabat tertinggi Takhta Suci yang dijerat dakwaan kejahatan finansial.

Diwartakan sebelumnya, karyawan layanan Pos di Kota Milan Italia menemukan benda aneh saat menyortir surat.

Dia mendapatkan amplop surat berisi tiga peluru yang ditujukan kepada Paus Fransiskus.

Menurut laporan media Italia, amplop itu menampilkan prangko Perancis dan ditujukan kepada "Paus - Kota Vatikan, Piazza St Pietro di Roma".

Surat kabar yang berbasis di Milan, Affaritaliani pada Senin 9 Agustus 2021 melaporkan, karyawan layanan pos mencegat sebuah surat di fasilitas penyortiran Milan di Peschiera Borromeo.

Aparat kepolisian yang menerima laporan itu kemudian langsung menyita surat tersebut.

“Surat yang diduga berisi tiga peluru dari pistol dan pesan yang menyinggung soal operasi keuangan di Vatikan. Surat itu juga memiliki alamat kediaman paus "Paus, Kota Vatikan, Lapangan Santo Petrus, Roma," demikian laporan AP.

Affaritaliani melaporkan, kepolisian Italia kini masih melakukan investigasi terkait temuan itu.

Otoritas Vatikan telah dihubungi oleh Newsweek untuk memberikan komentar.

Temuan ini menimbulkan ketakutan baru setelah Paus Fransiskus, menjalani operasi darurat pada Juli 2021 lalu untuk mengangkat bagian dari usus besarnya dan menghabiskan 11 hari di fasilitas medis dalam pemulihan.

Pemimpin Gereja Katolik Roma berusia 84 tahun itu, kini telah kembali bekerja penuh waktu setelah operasi tersebut.

Menurut buku jadwal publiknya, Paus Fransiskus memimpin doa pada Minggu 8 Agustus 2021 di Lapangan Santo Petrus di Kota Vatikan, lebih dari 500 mil dari tempat amplop itu ditemukan.

Paus Fransiskus dijadwalkan berangkat dalam perjalanan ke Budapest pada 12 Agustus 2021, terbang dari Bandara Internasional Fiumicino Roma.

Sri Paus diharapkan bertemu dengan para uskup Hongaria dan perwakilan Gereja dan Yahudi lainnya, sebelum berangkat ke Bratislava, Slovakia.

Berita lain terkait kepausan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudulPengirim Amplop Berisi Peluru ke Paus Fransiskus Diidentifikasi

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved