Breaking News:

Corona di Bali

BOR Pasien Covid-19 di RSUD Klungkung 89 Persen, 30 Persennya Pasien Luar Kabupaten

Bed Occupancy Rate (BOR) atau ketersediaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 di RSUD Klungkung

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Dok. RSUD Klungkung
Pasien dirawat di ICU di RSUD Klungkung, Bali - BOR Pasien Covid-19 di RSUD Klungkung 89 Persen, 30 Persennya Pasien Luar Kabupaten 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Bed Occupancy Rate (BOR) atau ketersediaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 di RSUD Klungkung, Bali, mencapai 89 persen.

Diantara jumlah itu, 30 persen pasien Covid-19 di RSUD Klungkung berasal dari luar kabupaten.

Dirut RSUD Klungkung, dr I Nyoman Kesuma menjelaskan, pasien yang dirawat di rumah sakit yang ia kelola tidak hanya berasal dari Klungkung, namun juga dari daerah lainnya.

Dari total 97 pasien yang dirawat berdasarkan data Selasa 10 Agustus 2021, berjumlah 31 pasien merupakan pasien dari luar kabupaten.

Baca juga: BOR Isolasi Covid-19 di Kabupaten Gianyar Capai 80 Persen, Plt Kadiskes Sebut Penanganan Terkendali

"Pasien dari luar kabupaten yang banyak merupakan pasien dari Gianyar dan Karangasem. Mengingat Klungkung memang bertetangga dengan dua kabupaten tersebut," ungkap Nyoman Kesuma.

Meskipun demikian, Kesuma memastikan tidak ada perbedaan pelayanan bagi pasien berdomisili Klungkung maupun dari luar Klungkung.

"Saat ini yang justru harus menjadi perhatian adalah pasien di ruang ICU. Saat ini pasien yang datang ke RSUD Klungkung dalam keadaan berat. Tingkat fatalitasnya juga saat ini cukup tinggi," ungkap Kesuma.

Pasien Covid-19 dengan fatalitas tinggi, sebagian besar merupakan pasien lansia dengan komorbid dan belum divaksin.

Sementara, BOR di ruang ICU Covid-19 di Klungkung per Selasa 10 Agustus 2021, sudah terisi 80 persen.

"Banyak kasus yang kami temui terlambat penanganan. Awalnya pasien dikiranya sakit biasa, dan cuma dirawat di rumah. Saat kondisinya memburuk baru dibawa ke rumah sakit. Sehingga saat di UGD pasien masuk sudah dalam keadaan kritis dan harus di rawat di ICU," jelas dr Kesuma.

Pencegahan dengan penerapan prokes, menurut Kesuma, merupakan cara yang paling tepat untuk mengendalikan angka pasien Covid-19 di Klungkung.

Protokol kesehatan (prokes) dapat dilakukan dengan tetap rajin mengenakan masker, mengurangi mobilitas, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan.(*).

Baca juga: Meskipun Sudah Tambah 15 Bed, Persentase BOR di RSD Mangusada Tetap di Angka 100 Persen

Kumpulan Artikel Corona di Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved