Breaking News:

Corona di Dunia

China Hukum 47 Orang Pejabat Daerah karena Gagal Kendalikan Penyebaran Covid-19

Menurut perhitungan CNN dari laporan harian Komisi Kesehatan Nasional, Varian Delta pertama kali muncul di kota timur Nanjing.

Editor: DionDBPutra
AFP/STR
Foto yang diambil pada 10 Agustus 2021 ini menunjukkan orang-orang dalam observasi setelah menerima suntikan vaksin Covid-19 di Ningbo, Provinsi Zhejiang timur China. 

TRIBUN-BALI.COM, BEIJING - Pemerintah China tidak main-main dalam menekan kasus Covid-19.

Belum lama ini China menghukum lebih dari 40 orang pejabat daerah karena gagal mengendalikan wabah Covid-19 yang meningkat karena varian Delta.

Menurut perhitungan CNN dari laporan harian Komisi Kesehatan Nasional, Varian Delta pertama kali muncul di kota timur Nanjing.

Setelah itu varian baru itu menyebar ke lebih dari 15 provinsi di China dan menyebabkan lebih dari 1.000 kasus aktif.

China menerapkan lockdown yang ketat, pengujian massal, karantina ekstensif, dan pembatasan perjalanan guna mengendalikan gelombang Covid-19 dari tahun 2020.

Namun, banyak pejabat China sekarang dianggap gagal untuk menerapkan langkah pengendalian Covid-19, seperti yang dilansir dari CNN pada Selasa 10 Agustus 2021.

Di seluruh negeri padat penduduk itu, sebanyak 47 pejabat, mulai dari kepala pemerintah daerah, komisi kesehatan, rumah sakit dan bandara, telah dihukum karena kelalaian mereka.

Di Nanjing, ibu kota provinsi Jiangsu, 15 pejabat dihukum karena dianggap membiarkan infeksi menyebar di Bandara Internasional Nanjing Lukou.

Demikian menurut pernyataan dari Komisi Pusat untuk Inspeksi Disiplin Partai Komunis (CCDI).

Bandara adalah tempat wabah diyakini pertama kali dimulai, dengan 9 petugas kebersihan ditemukan terinfeksi pada 20 Juli selama tes Covid-19 rutin.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved