Berita Bali

Pemerintah Pusat Dorong Pengolahan Sampah di Bali Fokus dari Hulu,Minta Pembangunan TPS3R Tepat Guna

Untuk sampah plastik dipilah dan dikumpulkan untuk selanjutnya diteruskan ke pengepul, sementara residu dikirim ke TPA Suwung.

istimewa kiriman Biro Komunikasi Kemenko Marves
Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan, Nani Hendiarti melakukan kunjungan lapangan ke Denpasar untuk melihat langsung penanganan sampah di TPS-3R dan TPA Suwung. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan, Nani Hendiarti melakukan kunjungan lapangan beberapa hari lalu ke Denpasar untuk melihat langsung penanganan sampah di TPS-3R dan TPA Suwung.

Didampingi Pj Sekda Kota Denpasar, kunjungan ke TPS-3R sebagai lokasi pertama ini terletak di desa Sidakarya.

Sarana pengolahan sampah TPS-3R yang dikelola oleh masyarakat Adat ini melayani sekitar 4.000 KK dengan jumlah timbulan sampah sebanyak 10 ton/hari, dengan kegiatan penanganan sampah berupa pemilahan sampah dan pencacahan sampah organik.

Untuk sampah plastik dipilah dan dikumpulkan untuk selanjutnya diteruskan ke pengepul, sementara residu dikirim ke TPA Suwung.

Baca juga: Wali Kota Jaya Negara Resmikan TPS3R di Padangsambian Denpasar, Solusi Atasi Sampah di Perkotaan

“Pemerintah akan membantu penyaluran DAK Fisik Sanitasi melalui kegiatan pembangunan dan revitalisasi TPS-3R di tahun 2021 untuk mendorong percepatan penanganan sampah di kabupaten/kota Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan,” ungkap Nani dalam keterangan tertulisnya, Rabu 11 Agustus 2021.

Nani juga mengunjungi TPA Regional Sarbagita Suwung yang dalam beberapa diskusi dengan pemerintah daerah disebut akan segera tutup karena sudah over capacity.

Mempertimbangkan kapasitas TPA Suwung, saat ini yang masih diperbolehkan untuk mengirim sampah residu hanya dari Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Melihat kondisi tersebut, Nani memberikan instruksi kepada jajarannya untuk memastikan kegiatan pembangunan dan revitalisasi TPS-3R benar-benar tepat guna dalam pengolahan sampah di hulu (dekat dengan sumber) dan menekan jumlah residu yang dikirim ke TPA (hilir).

“Kita harus benar-benar teliti melihat usulan pembangunan dan revitalisasi TPS-3R yang sudah diajukan oleh Pemda.

Harus bisa memberikan dampak signifikan untuk mengolah sampah di hulu, supaya beban di TPA tidak besar (hilir),” tuturnya.

Ia juga berpesan agar kajian kelayakan pengelolaan sampah wilayah Sarbagita menggunakan teknologi RDF (Refuse Derived Fuel) untuk dipercepat.

Kedepannya diharapkan seluruh penanganan sampah di Bali dapat terkendali dengan lebih baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.(*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved