Breaking News:

Berita Klungkung

Terkena Refocusing Anggaran, Program Penetapan Cagar Budaya di Klungkung Tertunda

Selain karena masih pandemi dan PPKM, anggaran untuk kegiatan pelestarian budaya itu juga terkena refocusing anggaran.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Situs Pemedal Agung di Kerta Gosa yang didata untuk menjadi cagar budaya di Klungkung. Namun tahun ini penetapan cagar budaya ditunda karena refocusing anggaran. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Agenda penetapan cagar budaya di Klungkung sampai saat ini tidak berjalan atau tertunda.

Selain karena masih pandemi dan PPKM, anggaran untuk kegiatan pelestarian budaya itu juga terkena refocusing anggaran.

Belum dapat dipastikan kapan kebijakan tersebut kembali terlaksana.

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Klungkung Ida Bagus Jumpung Oka Wedana menjelaskan, Agenda penetapan cagar budaya di Klungkung sudah tidak berjalan sejak tahun 2020 hingga pertengahan tahun 2021. 

Baca juga: Pemkab Klungkung Berencana Bangun Pusat Layanan Usaha Terpadu di Desa Kamasan

Beberapa pendataan masih bisa berjalan, karena ada yang dimohonkan oleh desa.

Namun penetapan untuk menjadi cagar budaya tidak bisa terlaksana, karena tidak ada honor untuk tim cagar budaya.

“ Proses penetapan menjadi cagar budaya, ini yang tertunda. Selain karena situasi Covid-19 juga karena terbentur anggaran. Kegiatan tim ahli cagar budaya tidak bisa jalan karena tidak ada honornya,” ujar Jumpung, Rabu 11 Agustus 2021.

Menurutnya, pengkajian terhadap cagar budaya yang sudah didaftarkan serta pemberian rekomendasi untuk penetapan cagar budaya dilakukan melalui sidang tim ahli cagar budaya.

Sementara akibat dari pandemi, honor tim cagar budaya yang biasanya dianggarkan setiap tahun terkena refocusing.

 Anggarannya dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved