Breaking News:

Undiksha

Nilai Kuliah Itu Tak Dibawa Mati, Demikian Motivasi Dr Aqua Untuk 3.000 Mahasiswa Baru Undiksha Bali

Revolusi mental dalam hal ini merupakan suatu gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia.

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Sunarko
istimewa
Dr Aqua Dwipayana pada Jumat 13 Agustus 2021 memovitasi 3.000 mahasiswa baru Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja. Dr Aqua mendorong mahasiswa untuk tidak melulu urusi IPK. Lebih penting adalah proses meraih IPK-nya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sebagai seorang konsultan komunikasi dan motivator nasional, Dr. Aqua Dwipayana M.IKom tak henti-hentinya menyemangati generasi muda menuju revolusi mental.

Dan pada kesempatan Jumat 13 Agustus 2021 ini, pria kelahiran 23 Januari 1970 tersebut mengisi acara untuk mengedukasi sebanyak 3.000 siswa Universitas Pendidikan Ganesha Bali (Undiksha) secara virtual melalui aplikasi Zoom.  

Menurut Dr. Aqua, revolusi mental dalam hal ini merupakan suatu gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia untuk menjadi manusia baru yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, serta berjiwa api yang menyala-nyala. 

"Sementara dalam kehidupan sehari-hari, praktek revolusi mental adalah menjadi manusia yang berintegritas, mau bekerja keras dan memiliki semangat bergotong royong," ungkap Aqua, yang mantan jurnalis berbagai media dan praktisi kehumasan di perusahaan semen nasional.  

Baca juga: Rusun Rp 16,26 Miliar Mahasiswa Undiksha Buleleng Rampung, Lebih Murah dari Kos, Fasilitas Komplet

Baca juga: Undiksha Diharapkan Jadi Titik Vaksinasi untuk Publik, Jampel: Kami Siap, Karena Wujud Pengabdian

Ia juga memberikan konsep kehidupan yang meliputi 3B yakni (berdoa, bekerja dan bersyukur). Juga membangun diri dengan konsep 3K yakni (komitmen, konsisten dan kredibilitas).

Bapak dari dua orang anak ini juga menekankan kepada mahasiswa Undiksha agar menjadi pemuda dengan jiwa kreatif, sebagai aktor pembangunan hari ini dalam mewujudkan revolusi mental di tempatnya mengenyam pendidikan yakni, kampus. 

"IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) itu tidak dibawa mati, yang dibawa mati itu adalah proses untuk mendapatkan IPK tersebut. Mari belajar komunikatif dengan berbagai langkah," sambung Aqua. 

Belajar komunikatif, menurut Aqua yang meraih doktor dari Universitas Padjajaran (Unpad) ini, bisa dimulai dengan mengenali siapa lawan bicara kita.

Kemudian, tahu bagaimana menyampaikan pesan agar mudah dipahami, tidak memiliki pemikiran yang cepat minder, selalu berusaha memperbanyak wawasan, kemampuan berbicara jelas atau to the point, serta jangan lupa untuk berlaku ramah juga murah senyum dan bijaksana. 

"Jadilah anak muda yang cerdas dan mandiri, juga menyiapkan diri untuk menjadi generasi yang berkualitas. Selain itu jadilah generasi yang juga paham akan tekhnologi. Jangan menyerah dan selalu bersemangat untuk menghadapi apapun," lanjutnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS - Undiksha Berduka, Atlet Judo Kebanggannya Tutup Usia

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Bali Dihantam Pandemi, Akademisi Undiksha: Momentum Tepat Reorientasi Pariwisata

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved