Berita Internasional

8.000 Warga Jerman Harus Jalani Vaksin Corona Ulang Setelah Disuntik Cairan Berisi Air Larutan Garam

pihak berwenang di Jerman Utara meminta lebih dari 8.000 orang untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 ulang.

Pixabay/KitzD66
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 - 8.000 Warga Jerman Harus Jalani Vaksin Covid-19 Ulang Setelah Disuntik Cairan Berisi Air Larutan Garam 

TRIBUN-BALI.COM - Publik di Indonesia sempat dihebohkan dengan berita tentang vaksinator yang menyuntikkan vaksin kosong kepada seorang remaja.

Kejadian tersebut terjadi di Pluit, Jakarta Utara pada Jumat (6/8/2021) dan menjadi viral setelah video yang merekam kejadian tersebut disebar.

Sementara itu, tak kalah menghebohkan, di Jerman seorang perawat diduga menyuntikkan air garam (saline), bukan vaksin Covid-19.

Akibatnya, pihak berwenang di Jerman Utara meminta lebih dari 8.000 orang untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 ulang.

Baca juga: Begini Cara Cetak Sertifikat Vaksin Covid, Cukup Klik pedulilindungi.id 

Melansir BBC, polisi saat ini sedang menyelidiki tindakan perawat yang terjadi di pusat vaksinasi di Friesland, dekat pantai Laut Utara.

Awalnya, hanya enam orang yang diyakini telah menerima larutan air garam yang tidak berbahaya di sana pada bulan Maret dan April 2021.

Pada bulan April, perawat itu mengaku memberikan saline kepada enam orang untuk menutupi fakta bahwa dia telah menjatuhkan botol vaksin ke lantai.

Tetapi setelah dilakukan penyelidikan oleh kepolisian setempat, diketahui jumlah penerima vaksin yang berisi saline lebih banyak dibandingkan penerima vaksin Pfizer/BioNTech.

Polisi tidak mengesampingkan bahwa motif politik dapat mendorong tindakan perawat, meskipun pengacaranya telah menolak itu.

Mereka juga membantah skala pertukaran larutan garam yang dilaporkan.

Inspektur Peter Beer, yang dikutip oleh Süddeutsche Zeitung, mengatakan perawat wanita berusia 40 tahun itu telah berbagi "informasi kritis corona" di media sosial, mengkritik pembatasan pemerintah yang bertujuan untuk mengekang penyebaran virus.

Sementara itu, radio dan televisi regional NDR, menyebut 8.557 orang telah diminta untuk kembali untuk vaksinasi ulang, dan sejauh ini baru sekitar 3.600 janji baru yang telah dikonfirmasi.

Saat ini, polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa sejumlah saksi.

Sejauh ini tidak ada tuduhan yang dilaporkan dalam kasus tersebut.

Baca juga: Jerman Ancam Tarik Semua Bantuan Keuangan Jika Afghanistan Jatuh ke Tangan Taliban

Untuk diketahui, di Jerman ada banyak warga yang protes anti-vaksinasi.

Kelompok sayap kanan termasuk di antara mereka yang menolak data dan kesimpulan resmi tentang penyebaran Covid-19. (*)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Disuntik Cairan Berisi Air Larutan Garam, 8000 Warga Jerman Terpaksa Vaksin Covid-19 Ulang,

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved