Breaking News:

Sponsored Content

Ikuti Webinar Kebangsaan LDII, Ketua LDII Bali Ingatkan Pentingnya Bersatu Hadapi Pandemi

Acara bertajuk ‘Peran Ormas Islam Membumikan Pancasila’ itu diikuti 3.000 pengurus MUI, DPW, dan DPD LDII, melibatkan 300 studio mini di 34 provinsi

Istimewa/LDII
Pengurus DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Bali mengikuti webinar kebangsaan yang digelar DPP LDII, Minggu (15/8/2021) pagi. 

TRIBUN-BALI.COM , DENPASAR - Pengurus DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Bali mengikuti webinar kebangsaan yang digelar DPP LDII, Minggu (15/8/2021) pagi.

Dalam acara tersebut turut hadir pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bali dan Kota Denpasar.

Acara bertajuk ‘Peran Ormas Islam Membumikan Pancasila’ itu diikuti 3.000 pengurus MUI, DPW, dan DPD LDII, melibatkan 300 studio mini di 34 provinsi.

Ketua DPW LDII Bali, H. Olih Solihat Karso mengatakan, acara webinar wawasan kebangsaan ini sangat penting di tengah pandemi Covid-19. Hal ini juga sesuai dengan tema Kemerdekaan Indonesia, yakni Indonesia Tumbuh, Indonesia Tangguh.

Baca juga: Walikota Jaya Negara Apresiasi Kegiatan Vaksinasi Massal yang Digelar LDII - Polresta Denpasar

Bagi LDII, jika Indonesia terguncang, maka umat Islam tidak bisa melaksanakan ibadah dan berdakwah dengan baik.

"Kita harus tetap menggelorakan nasionalisme. Tugas sebagai warga negara bukanlah mengeluh terhadap apa yang diberikan Allah (cobaan), namun bagaimana berikhtiar, bersama-sama keluar dari pandemi ini," ujar Olih.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso menegaskan, para pendiri bangsa telah menetapkan tujuan berdirinya bangsa dan negara ini dengan sangat elok, dalam pembukaan UUD 1945.

Siapapun eksekutif pelaksana pemerintahan, pembukaan UUD 1945 menjadi acuannya.

Menurutnya, kondisi dunia yang sedang prihatin akibat pandemi Covid-19 memberikan hikmah agar rakyat Indonesia saling bergotong royong, menyedekahkan harta dan tenaga yang dimiliki dalam penanganan pandemi Covid-19.

Selain itu, pandemi Covid-19 juga memunculkan kesadaran pentingnya urusan kebangsaaan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved