Breaking News:

Berita Gianyar

Kredit Macet Karena Pandemi Covid-19, Ketua LPD Kebon Gianyar: Kami Terus Mencari Solusi

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Kebon, Desa Kedisan, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, Bali, saat ini mengalami kesulitan

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Foto: Suasana LPD Kebon, Desa Kedisan, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, Bali, Senin 16 Agustus 2021 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Kebon, Desa Kedisan, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, Bali, saat ini mengalami kesulitan mencairkan tabungan nasabah.

Hal itu dikarenakan kas LPD Kebon minim, lantaran sejumlah kreditur tidak bisa membayar kredit, karena kehilangan penghasilan pasca pandemi Covid-19.

Sejumlah langkah pun telah dilakukan pihak pengurus LPD ini, agar nasabah tetap bisa menarik tabungannya.

Pantauan Tribun Bali di LPD Kebon, Senin 16 Agustus 2021, tim audit LPD Kebon mendatangi LPD ini untuk mengumumkan hasil audit yang telah berlangsung sejak 2 Agustus 2021.

Baca juga: Banyak LPD di Bali Salah Urus, Anggota DPR RI Nyoman Parta Minta Adanya Audit Serius

Namun wartawan tidak diperkenankan meliput penyampaian hasil audit tersebut oleh Bendesa Adat Kebon, I Wayan Lemuh, dengan alasan kegiatan internal.

Namun diketahui, audit ini dilakukan untuk mencari tahu perjalanan uang LPD serta memastikan dimana uang tersebut mengendap, supaya nantinya bisa dicarikan solusi.

Diketahui, LPD Kebon yang berdiri sejak tahun 2003 itu, memiliki aset sebesar Rp 5,6 miliar lebih.

Ketua LPD Kebon, Wayan Mudita membenarkan saat ini sedang kesulitan mencairkan tabungan nasabah.

Dia menegaskan, hal tersebut akibat kreditur tidak bisa membayar kreditnya.

Pihaknya pun telah menjual sejumlah jaminan dari para kreditur tersebut, dimana hasil penjualannya untuk nasabah yang ingin menarik tabungannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved