HUT Kemerdekaan RI

KISAH K'tut Tantri: Sosok Perempuan Amerika Pindah ke Bali, Berjuang Bersama Bung Tomo & Bung Karno

K'tut Tantri adalah perempuan berkebangsaan Amerika Serikat yang membantu menyebarkan berita perjuangan Indonesia melalui radio.

Editor: Kambali
Nani/Kompas
Ktut Tantri memiliki selusin lebih nama julukan, sebagian digunakannya ketika siaran lewat radio perjuangan untuk mengabarkan situasi Indonesia sekitar 1945-1946. Foto kala Tantri berada di sebuah hotel pada 1978. 

TRIBUN-BALI.COM - Berikut sosok dan profil Muriel Stuart Walker atau lebih dikenal dengan nama K'tut Tantri  di artikel ini.

K'tut Tantri adalah perempuan berkebangsaan Amerika Serikat yang membantu menyebarkan berita perjuangan Indonesia melalui radio.

Ia lahir di Skotlandia pada 1898 dan memutuskan pindah ke Bali dari Amerika di usia 34 tahun setelah terpesona film Bali, The Last Paradise yang ia tonton.

Tantri menuliskan kisah perjalanannya dalam otobiografi yang berjudul Revolt In Paradise atau Revolusi di Nusa Damai.

Baca juga: 101 Narapidana Lapas Tabanan Mendapat Remisi, Satu Orang WNA Bebas di Hari Kemerdekaan

Di Bali, ia diangkat keluarga oleh Kerajaan Klungkung.

"Kau kami namakan K'tut, yang dalam bahasa Bali berarti anak keempat.

Segera akan kupanggil pedanda.

Menurut adat leluhur kami, kau akan kami beri nama lain, yang akan merupakan nama yang ditakdirkan untukmu," cerita K'tut di otobografinya, menirukan kata sang Raja Klungkung, ayah angkatnya.

Kehidupan Tantri di lingkungan Kerajaan Klungkung membuat dia mencintai Indonesia.

Dia banyak membantu perjuangan rakyat Indonesia merebut kemerdekaannya.

Baca juga: 50 Narapidana Rutan Negara Dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI ke-76

Ia sempat berpindah-pindah daerah, termasuk ke Surabaya dan Yogyakarta.

Pada 10 November 1945, di tengah perang, ia dengan lantang membacakan pidato berbahasa Inggris.

"Aku akan tetap dengan rakyat Indonesia, kalah atau menang.

Sebagai perempuan Inggris, barangkali aku dapat mengimbangi perbuatan sewenang-wenang yang dilakukan kaum sebangsaku dengan berbagai jalan yang bisa kukerjakan, ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved