Breaking News:

Pemalsu Surat Rapid Test Dan Vaksin Ditangkap di Gilimanuk, Tiap Penumpang Diminta Rp 300 Ribu

Keduanya, ditangkap di Pelabuhan Gilimanuk ketika mengangkut penumpang dari Bali menuju ke pulau Jawa sebanyak sepuluh orang.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Dua tersangka saat berada di Mapolres Jembrana, Rabu 18 Agustus 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Dua tersangka pembuat surat rapid test dan vaksin palsu, Supriadi Holifin, 28 tahun, asal Jember Jawa Timur dan Abdul Halim 28 tahun, asal Pamekasan Madura Jawa Timur, ditangkap personel Satreskrim Polres Jembrana, Bali.

Keduanya, ditangkap di Pelabuhan Gilimanuk ketika mengangkut penumpang dari Bali menuju ke pulau Jawa sebanyak sepuluh orang.

Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Adi Wibawa mengatakan, pertama untuk tersangka Supriadi sendiri ditangkap pada 17 Agustus 2021.

Ia ditangkap saat membawa tiga orang penumpang dari Bali ke Pulau Jawa.

Baca juga: BREAKING NEWS Ratusan WN Australia Akan Segera Tinggalkan Bali Dengan Pesawat Carter

Saat berada di pos pemeriksaan, tersangka yang mengemudikan mini bus APV DK 1442 KJ itu kemudian diperiksa.

Selanjutnya petugas memeriksa kelengkapan berupa KTP dan surat rapid tes, dan vaksin.

Ketika diperiksa ternyata tidak sesuai identitas di KTP penumpang.

“Akhirnya kami lakukan pemeriksaan, dan sopir mengaku bahwa itu dibuat dari temannya di Pulau Jawa. Setiap penumpang ditarik pembayaran travel hingga surat Rapid tes dan vaksin itu sebesar Rp 300 ribu sekaligus juga untuk biaya tiket kapal,” ungkapnya.

Sedangkan tersangka Abdul, ditangkap sehari setelah dilakukan penangakapan terhadap Supriadi.

Abdul ditangkap juga pada pagi hari sekitar pukul 07.15 Wita.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved