Breaking News:

Berkah Pandemi Covid, Bos AstraZeneca Jadi CEO Gaji Tertinggi di Inggris, Kantongi Rp 304 Miliar

Soriot menempati posisi teratas juga karena efek dari gaji para kepala eksekutif lainnya di Inggris yang dipotong selama pandemi Covid-19.

Editor: Bambang Wiyono
CARL COURT / AFP
Pascal Soriot. Perusahaan-perusahaan bluechip Inggris tahun lalu memangkas gaji kepala eksekutif ketika pandemi melanda tetapi kepala pembuat vaksin Covid AstraZeneca masih mengantongi £15,45 juta, sebuah survei menunjukkan 18 Agustus 2021. 

High Pay Center mengatakan, rata-rata gaji CEO di sembilan perusahaan unggulan yang menerapkan skema cuti berbayar dari pemerintah adalah 2,39 juta pounds (Rp 47,18 miliar).

Pemerintah Inggris menghabiskan miliaran pounds untuk membayar sebagian besar upah staf sektor swasta selama pandemi, dalam skema yang akan berakhir bulan depan.

Sementara itu, CEO wanita dengan bayaran tertinggi tahun lalu adalah Emma Walmsley, yang memperoleh 7 juta pounds (Rp 138,13 miliar) sebagai bos raksasa farmasi GlaxoSmithKline.

Hanya 6 dari 100 perusahaan di indeks perusahaan unggulan yang memiliki CEO wanita.

Gaji rata-rata CEO di Inggris tahun lalu adalah 2,69 juta pounds (Rp 53,11 miliar) dari 100 perusahaan yang disurvei.

Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul https://www.kompas.com/global/read/2021/08/19/201609470/kantongi-rp-304-miliar-bos-astrazeneca-jadi-ceo-dengan-gaji-tertinggi-di?page=all#page2

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved