Breaking News:

Berita Bangli

Guna Mengembalikan Kelestarian Ekosistem Perairan Umum, Sebanyak 150 Ribu Benih Ikan Nila Ditebar

Pemerintah Kabupaten Bangli menebar ratusan ribu benih ikan nila ke sejumlah perairan terbuka, Jumat 20 Agustus 2021.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Karsiani Putri
Istimewa
Pemerintah Kabupaten Bangli menebar ratusan ribu benih ikan nila ke sejumlah perairan terbuka, Jumat 20 Agustus 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Pemerintah Kabupaten Bangli menebar ratusan ribu benih ikan nila ke sejumlah perairan terbuka, Jumat 20 Agustus 2021.

Penebaran benih ikan tersebut serangkaian dengan HUT RI Ke-76.

BACA JUGA: Satgas Covid-19 Bangli Siapkan Aplikasi Data Isolasi Desa, Pengerjaan Telah Mencapai 90 Persen

Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli, I Wayan Sarma menyampaikan, kegiatan penebaran benih ikan nila ini dilaksanakan serentak di tiga lokasi.

Antara lain areal perairan Pura Taman Narmada Bali Raja, Desa Tamanbali, areal perairan Pura Langgar Desa Bunutin Bangli, dan Di Bendung Tampuagan Desa Peninjauan Kecamatan Tembuku.

BACA JUGA: Kisah Sri Rintis 'Kripik Biru' yang Populer di Bali, Khas Berbahan Kepala dan Leher Ayam

Sarma mengatakan, tahun ini jumlah benih ikan nila yang ditebar sebanyak 300 ribu ekor yang penebarannya dibagi kedalam dua tahap. 

Bibit ikan nila ini, lanjutnya adalah murni hasil dari budidaya Balai Benih Ikan yang berada di Banjar Sidembunut, Kelurahan Cempaga Bangli

“Tujuan dari kegiatan ini untuk mengembalikan pelestarian ekosistem perairan umum. Disamping itu juga agar perairan umum ini tetap produktif, sehingga bisa memberikan nilai tambah karena di areal ini merupakan sasaran obyek wisata Desa,” jelasnya.

Penebaran benih ikan nila dihadiri pula oleh Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, serta Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika.

Dalam sambutannya, Wabup Diar mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat penting dilaksanakan dan harus sering dilakukan.

Sehingga apa yang menjadi tujuan yakni pelestarian lingkungan dan pemanfaatan perairan umum dapat tercapai.

Menurutnya pula, budidaya ikan di perairan umum potensial untuk dilakukan serta mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Terlebih masing-masing perairan umum mendapatkan jatah 50 ribu ekor bibit ikan nila.

“Ikan-ikan nila ini mengandung protein yang sangat tinggi, dan baik untuk dikonsumsi anak-anak. Oleh sebab itu kami dari pemerintah daerah akan terus berupaya untuk melakukan upaya restocking sebagai upaya budidaya. Disamping juga tetap mengadakan gerakan makan ikan, sebagai bentuk sosialisasi pentingnya konsumsi ikan untuk kebutuhan gizi anak dan keluarga,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved