Breaking News:

Corona di Bali

Warga Celuk Gianyar Makamkan Jenazah Keluarga Terkonfirmasi Covid-19 Tanpa Petugas

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar pada Kamis 19 Agustus 2021 kemarin, telah menguburkan 14 jenazah terkonfirmasi covid-19.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Petugas pemakaman warga terkonfirmasi covid-19 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar pada Kamis 19 Agustus 2021 kemarin, telah menguburkan 14 jenazah terkonfirmasi covid-19.

Di mana setiap pemakaman yang dilakukan petugas telah terjadwal setiap hari dan jamnya.

Namun satu jenazah asal Desa Celuk, Sukawati pada hari tersebut, harus dimakamkan sendiri oleh keluarganya.

Hal itu diduga karena adanya miskomunikasi. 

Baca juga: Berkah Pandemi Covid, Bos AstraZeneca Jadi CEO Gaji Tertinggi di Inggris, Kantongi Rp 304 Miliar

Di mana dalam jadwal, jenazah tersebut tidak dijadwalkan untuk dimakamkan pada hari tersebut.

Namun oleh pihak keluarga sudah telanjur dibuatkan sarana upakara pemakaman, sehingga saat itu pemakaman tidak bisa ditunda.

Karena itu, pemakaman pun hanya melibatkan pihak keluarga. 

Informasi dihimpun, Jumat 20 Agustus 2021, kejadian tersebut berawal dari warga lanjut usia, yang meninggal di salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Gianyar, dan terkonfirmasi Covid-19.

Baca juga: 250 Warga Positif Covid-19 di Tabanan Sudah Diantar ke Isoter, Warga Khawatir Ternaknya Tak Terurus

Keluarga korban, Agus Aristya mengatakan, itu merupakan neneknya yang berusia 90 tahun.

Dibawa ke RS karena keluhan penyakit dahak yang sulit dikeluarkan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved