Breaking News:

Israel

Israel Sebut Dosis Ketiga Vaksin Ampuh, Trump Dicemooh karena Ajak Pendukungnya Divaksin

Laporan mengenai keampuhan vaksin dosisi ketiga tersebut disampaikan Kementerian Kesehatan Israel pada Minggu 22 Agustus 2021.

Editor: DionDBPutra
AFP/MANDEL NGAN
Donald Trump. Mantan Presiden AS ini dicemooh karena berubah sikap mengajak pendukungnya agar mau divaksin. 

TRIBUN-BALU.COM, TEL AVIVIsrael melaporkan, dosis ketiga vaksin Pfizer ampuh meningkatkan perlindungan dari infeksi dan gejala berat akibat Covid-19 terhadap orang berusia 60 tahun ke atas.

Sementara Mantan Presiden AS Donald Trump dicemooh karena berubah sikap mengajak pendukungnya agar mau divaksin.

Laporan mengenai keampuhan vaksin dosisi ketiga tersebut disampaikan Kementerian Kesehatan Israel pada Minggu 22 Agustus 2021.

Data tersebut berasal dari presentasi pertemuan panel ahli vaksinasi pada Kamis 19 Agustus 2021 kemudian diunggah ke situs web Kementerian Kesehatan Israel pada Minggu 22 Agustus 2021.

Baca juga: Dunia Sambut Gembira Penemuan Medis Terbaru Israel untuk Sembuhkan Luka Kronis

Baca juga: Donald Trump Dianjurkan Diet Ketat Agar Tetap Sehat Saat Ikut Pilres AS 2024

Seperti dilansir Reuters, rincian lebih lengkap dari penelitian tersebut belum dirilis Israel.

Pejabat Kementerian Kesehatan Israel mengatakan, setelah 10 hari, dosis ketiga memberikan perlindungan terhadap infeksi empat kali lebih tinggi daripada dua dosis vaksin di antara orang yang berusia 60 tahun ke atas.

Selain itu, orang yang berusia 60 tahun ke atas mendapat perlindungan lima sampai enam kali lebih besar terhadap gejala berat dan rawat inap setelah 10 hari disuntik dosis booster.

Kelompok usia 60 tahun ke atas sangat rentan terhadap Covid-19 dan di Israel adalah wilayah pertama yang mengampanyekan vaksinasi pada akhir Desember 2020.

Dalam beberapa pekan terakhir, Kementerian Kesehatan Israel mengatakan kekebalan vaksin terhadap Covid-19 sudah berkurang terhadap orang tua dan orang muda dari waktu ke waktu.

Kebanyakan orang yang sudah diberi vaksin lalu sakit parah di Israel berusia di atas 60 tahun yang disertai dengan kondisi kesehatan yang mendasarinya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved