Breaking News:

Berita Karangasem

Karangasem Sediakan Tempat Isoter Pasien Covid-19 Tersebar di 8 Kecamatan, 146 Kamar Telah Terisi

Dari 344 kamar yang disediakan, yang sudah isi sebanyak 146 kamar. Dan tersebar di delapan Kecamatan di Kabupaten  Karangasem

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
Pixabay/lrasonja
Ilustrasi isolasi - Karangasem Sediakan Tempat Isoter Pasien Covid-19 Tersebar di Setiap Kecamatan, 146 Kamar Telah Terisi 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem telah menyediakan tempat isolasi terpusat (isoter) untuk pasien positif COVID - 19 tanpa gejala.

Dari 344 kamar yang disediakan, yang sudah isi sebanyak 146 kamar. Dan tersebar di delapan Kecamatan di Kabupaten  Karangasem.

Sekda Kab. Karangasem, I Ketut Sedana Merta, mengatakan, tempat isoter menggunakan  hotel serta tersebar di 12 titik. Lokasinya ada di semua Kecamatan.

"Tempat  isoter sudah  mulai difungsikan, & sudah isi beberapa  kamar. Masih banyak yang kosong,"kata  Sedana Merta, Senin 23 Agustus 2021.

Baca juga: BPBD Karangasem Bagi-bagi Ribuan Masker di Sejumlah Titik Keramaian, Dari Pasar hingga Ruang Publik

Saat ini sisa tempat isolasi untuk pasien COVID mencukupi. Kemungkinan ruangan akan terus terisi lantaran kasus COVID-19 terus meningkat di Karangasem.

Menurut data Satgas COVID 19 di Karangasem, Minggu (22/8/2021), penambahan kasus 41 orang. Sedangkan yang msih dirawat 536 orang

"Kasus masih turun naik. Makanya pemerintah menyediakan tempat isolasi terpusat untuk menekan jumlah penyebaran kasus COVID-19 di Karangasem," ungkap Ketut Sedana Merta, mantan Kepala Dinas PUPR dan Bapelitbangda Karangasem.

Ditambahkan, Pemerintah Daerah Karangasem menyiapkan 12 hotel untuk digunakan isolasi terpusat bagi pasien terkonfirmasi COVID tanpa gejala.

Lokasi hotel di Kecamatan Kaarangasem, Kecamatan Abang, Kecamatan Rendang, Manggis, Kubu, Selat dan terakhir di Kecamatan Sidemen.

Belasan hotel dipakai tempat isolasi agar kasus konfirmasi COVID berkurang. Mengingat isolasi secara mandiri dianggap tak efektif dalam mengurangi kasus konfirmasi di Karangasem, sehingga dibutuhkan isolasi terpusat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved