Breaking News:

Berita Klungkung

Kisah Nengah Linga, Penjual Mainan di Pasar Semarapura Klungkung, Pulang Bawa Uang Hanya Rp 10 Ribu

Nengah Linga seketika bingung saat didatangi Kapolres Klungkung, AKBP I Made Dhanuardana

Tribun Bali / Eka Mita Suputra
PEDAGANG MAINAN - Nengah Linga saat mendapatakan bantuan beras oleh Kapolres Klungkung AKBP Made Dhanuardana di Pasar Semarapura, Rabu 25 Agustus 2021. Ia bersyukur karena sudah sejak empat hari tak dapat jualan - Kisah Nengah Linga, Penjual Mainan di Pasar Semarapura Klungkung, Pulang Bawa Uang Hanya Rp 10 Ribu 

"Saya dari dini hari di sini (di pasar), tapi sampai siang baru satu mainan yang laku," ungkapnya dengan suara pelan.

Lelah beridiri, ia duduk sejenak.

Dengan sabar pria asal Desa Sulang itu berusaha menunggu dan berharap ada orang yang membeli mainannya.

Ia tidak pedulikan panas matahari yang terasa menyengat. Ia terus berusaha.

"Sepi. Semenjak pandemi, jarang para orang tua pergi ke pasar bersama anaknya. Beberapa hari ini, baru sekarang mainan saya laku, itupun hanya satu mainan," jelasnya

Sejak tiga hari lalu, Linga bahkan tidak bisa menjual satupun mainannya.

Ia pulang dengan tangan hampa.

Terakhir kali mainannya laku empat hari lalu, itupun hanya satu.

Lingga pulang membawa uang Rp 10 ribu.

Baca juga: KISAH Perjuangan Fahmi Menimba Ilmu, Merangkak ke Sekolah hingga Tubuh Penuh Luka

"Kalau ada laku satu mainan, paling bawa pulang uang Rp10 ribu. Susah sekali jualan disaat seperti ini," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Lingga bersyukur diberikan beras saat sepi berjualan.

Walaupun hanya lima Kilogram, baginya itu sangatlah bearti.

Ia pun berharap dapat tetap bertahan dan kondisi kembali normal.

"Penjual mainan seperti saya sangat susah di saat pandemi seperti ini. Saya tidak ada pekerjaan lain, hanya mengandalkan rezeki dari mainan ini," ungkapnya.

(Eka Mita Suputra)

Kumpulan Artikel Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved