Breaking News:

Program PEN Berlanjut di 2022, Fokus Perlindungan Masyarakat dan Kesehatan

Pemerintah melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk tahun 2022

BPMI Setpres via KOMPAS.COM
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - Program PEN Berlanjut di 2022, Fokus Perlindungan Masyarakat dan Kesehatan 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pemerintah melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk tahun 2022, dengan asumsi masih ada Covid-19 di tahun depan dan antisipasi dampak negatifnya.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengalokasikan anggaran Rp 321,2 triliun untuk program PEN di tahun 2022.

“Monitoring dan evaluasi program PEN 2022 tersebut akan difokuskan untuk penanganan kesehatan dan perlindungan masyarakat,” ujar bendahara negara dalam Rapat Kerja bersama dengan Badan Anggaran DPR RI, Senin 25 Agustus 2021.

Sri Mulyani merinci, program PEN nantinya akan mencakup bidang kesehatan dengan anggaran sebesar Rp 77,05 triliun.

Baca juga: Cegah Pelajar Drop Out, Menkeu Sri Mulyani Lanjutkan Bantuan UKT dan Kuota Internet

Anggaran tersebut dialokasikan untuk testing, tracing, dan treatment sebesar Rp 4,5 triliun.

Kemudian untuk perawatan pasien Covid-19 sebesar Rp 14,9 triliun, sebanyak 250.000 pasien dengan cost sharing BPJS.

Sebanyak Rp 1 triliun untuk 4 juta paket obat Covid-19. Pemerintah juga tetap menganggarkan insentif tenaga kesehatan selama 12 bulan sebesar Rp 6,4 triliun.

Anggaran kesehatan juga mencakup pengadaan vaksinasi sebesar Rp 38,44 triliun bagi 189 juta penduduk atau 70% dari total penduduk Indonesia.

Sisanya, sebanyak 27 juta orang bisa melakukan vaksinasi mandiri.

Selain itu, pemerintah juga bersiap-siap dengan anggaran antisipasi kesehatan lainnya sebesar Rp 6,5 triliun.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved