Breaking News:

Berita Klungkung

Tinjau Proyek Jalan, Dewan Klungkung Minta Optimalkan Kepadatan Aspal Cool Mix

Komisi II DPRD Klungkung melakukan observasi lapangan ke proyek pemeliharaan ruas Jalan Tanglad-Wates, Kecamatan Nusa Penida, Selasa 24 Agustus 2021.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Komisi II DPRD Klungkung melakukan observasi lapangan ke proyek pemeliharaan ruas Jalan Tanglad-Wates, Kecamatan Nusa Penida, Selasa 24 Agustus 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Komisi II DPRD Klungkung melakukan observasi lapangan ke proyek pemeliharaan ruas Jalan Tanglad-Wates, Kecamatan Nusa Penida, Selasa 24 Agustus 2021.

Dewan mendapati pengerjaan jalan itu sudah sangat baik, walau pada beberapa bagian, kepadatan aspal masih perlu dioptimalkan.

Ketua Komisi II Klungkung I Wayan Misna menjelaskan, proyek pengaspalan jalan sepanjang 2,7 kilometer itu secara umum sudah dalam keadaan baik.

Hanya kepadatan aspal pada tepi jalan belum optimal, terutama di tanjakan.

Baca juga: Kisah Nengah Linga, Penjual Mainan di Pasar Semarapura Klungkung, Pulang Bawa Uang Hanya Rp 10 Ribu

" Pengerjaan aspalnya secara umum sudah baik, dan sudah sesuai. Hanya saja ada beberapa bagian kecil yang pengaspalannya masih perlu dimaksimalkan lagi,"Misna, Rabu 25 Agustus 2021.

Pihak dewan sudah mengkonfirmasi terkait hal ini ke pihak pelaksana.

Alasannya alat berat sulit menjangkau jalan turunan, sehingga pemadatan belum optimal.

"Pelaksana sudah bersedia melakukan perbaikan," ungkapnya.

Baca juga: Kabupaten Paling Kecil, Konsumsi Bahan Bakar Premium di Klungkung Paling Tinggi di Bali

Ke depan Misna berharap semua pihak terkait agar benar-benar memperhatikan kualitas.

"Kami akan bahas hal ini dalam rapat kerja dengan dinas PU," jelasnya.

Sementara Kadis PU Klungkung Made Jati Laksana menjelaskan, aspal yang digunakan pada ruas jalan tersebut merupakan campuran aspal dingin (coldmix).

Baca juga: Optimalkan Testing dan Tracing, Dandim Klungkung Perintahkan Jajarannya Memonitor OTG 

Sehingga untuk mencapai kekuatan optimal (seting) membutuhkan waktu, sinar matahari yang optimal, dan pemadatan yang diakibatkan oleh lalu lintas.

Terkait dengan adanya aspal yang masih gembur pada pinggiran jalan diakibatkan medan ruas jalan yang menanjak sehingga pemadatan yang dilakukan tidak bisa merata di beberapa titik pinggiran jalan.

"Untuk penanganan perbaikan jalan akan dilakukan pada masa pemeliharaan jalan," ungkapnya. (*)

Berita lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved