Breaking News:

Berita Denpasar

Persembahyangan Saraswati di Pura Jagatnata Dibatasi Pukul 20.00 Wita, Satu Sesi Maksimal 30 Orang

Biasanya Saraswati dirayakan dengan meriah baik di sekolah maupun pura, kali ini sangat sederhana. Seperti yang tampak di Pura Jagatnatha Denpasar.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Rizal Fanany
Sejumlah pamedek melaksanakan persembahyangan Saraswati di Pura Agung Jagatnatha, Denpasar, Sabtu 28 Agustus 2021. Dalam situasi pandemi pemedek yang hadir dan waktu untuk melaksanakan persembahyangan dibatasi. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sabtu Umanis wuku Watugunung, umat Hindu menggelar perayaan Hari Raya Saraswati.

Saraswati ini dipercaya sebagai peringatan turunnya ilmu pengetahuan.

Namun pada pandemi kali ini, perayaannya sangat berbeda.

Biasanya Saraswati dirayakan dengan meriah baik di sekolah maupun pura, kali ini sangat sederhana.

Seperti yang tampak di Pura Jagatnatha Denpasar.

Baca juga: Memaknai Hari Raya Saraswati: Menghormati Ilmu Pengetahuan hingga Mitos Tidak Boleh Membaca

Pamedek yang bersembahyang ke pura ini pun dibatasi.

Di mana, dalam satu sesi persembahyangan maksimal 30 orang.

Di depan pura, pecalang melakukan penjagaan dan meminta semua pamedek untuk mencuci tangan.

Selain itu, menurut Kabag Kesra Kota Denpasar, Raka Purwantara pelaksanaan persembahyangan hanya sampai pukul 20.00 Wita.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved