Breaking News:

Berita Gianyar

Sih, Memaknai Saraswati dan Pandemi Covid-19, Tentang Kelahiran Manusia dalam Kasih Sayang

Sih, itulah pementasan yang disutradarai oleh Kamila Andini dengan koreografer Ida Ayu Wayan Arya Satyani atau yang lebih dikenal Dayu Ani.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Putu Supartika
Garapan berjudul Sih yang ditampilkan dalam Malam Puncak Sastra Saraswati Sewana di Puri Kauhan Ubud, Kabupaten Gianyar, Sabtu 28 Agustus 2021 malam - Sih, Memaknai Saraswati dan Pandemi Covid-19, Tentang Kelahiran Manusia dalam Kasih Sayang 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sih, itulah pementasan yang disutradarai oleh Kamila Andini dengan koreografer Ida Ayu Wayan Arya Satyani atau yang lebih dikenal Dayu Ani.

Pementasan ini ditampilkan dalam Malam Puncak Sastra Saraswati Sewana di Puri Kauhan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu 28 Agustus 2021 malam.

Di mana kata Sih menggunakan unsur sastra yantra yang bermakna kasih.

Sutradara penampilan, Kamila Andini menuturkan, pementasan dalam bentuk tari ini digelar dalam memaknai Saraswati dan pandemi Covid-19.

Baca juga: Persembahyangan Saraswati Dibatasi, Maksimal 30 Pamedek per Sesi di Pura Jagatnatha Denpasar

“Kami ingin ada hubungannya dengan aksara, sehingga kami pakai sastra yantra Sih yang artinya kasih,” katanya.

Kamila menyebut kasih ini menjadi sangat menarik untuk dieksplorasi di masa pandemi ini.

Ini merupakan kisah sederhana tentang kelahiran manusia dalam kasih sayang.

“Kasih sayang merupakan hal terkecil dalam kemanusiaan,” katanya.

Penampilan ini berkolaborasi dengan Ayu Laksmi yang membawakan musik penting, Komunitas Bumi Bajra Sandhi serta Wayang Sunar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved