Mahasabha PHDI Bakal Digelar Oktober 2021, Diharapkan Bawa Kemajuan Hindu Nusantara

Pelaksanaan Mahasabha PHDI yang rencananya akan digelar secara virtual kini ramai diperbincangkan umat Hindu baik di Bali maupun Nusantara

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Ketua Umum Pengurus Harian Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) yang akan melaksanakan  Mahasabha, pada Oktober 2021 untuk memilih kembali pemimpin umat maupun menerima usulan perubahan AD/ART.

Pelaksanaan Mahasabha PHDI yang rencananya akan digelar secara virtual kini ramai diperbincangkan umat Hindu baik di Bali maupun Nusantara.

Hal itu sebagai bentuk kepedulian umat Hindu, agar memiliki pemimpin umat Pengurus PHDI Pusat Masa Bhakti 2021-2026 yang mampu membawa kemajuan bagi Hindu di Indonesia, serta mengawal program PHDI Pusat, dan meningkatkan kualitas SDM umat Hindu.

Diharapkan agar UNHI segera membuka Fakultas Kewirausahaan dan Fakultas Kedokteran, lalu memanfaatkan SMA Bali Mandara bagi keluarga umat Hindu yang kurang beruntung. Serta melakukan perbaikan sistem BDDN, dan ikut mendorong Candi Prambanan sebagai tempat suci bagi umat Hindu.

Baca juga: Dirjen Bimas Hindu Resmikan Kantor Sekretariat Bersama PHDI Pusat, Bantu Dana Rp 4,3 Miliar

Setelah PHDI Pusat yang kini memiliki gedung representatif berlantai empat, di atas tanah seluas 220 meter persegi di Jalan Anggrek Nelly Murni Nomor 3 Slipi Jakarta Barat, tentunya hal ini diharapkan pula menjadi pendukung kinerja PHDI.

Gedung senilai Rp 7,5 miliar lebih ini telah dipelaspas pada Purnama Sasih Ketiga, Minggu, 22 Agustus 2021. Pada usianya yang menginjak 62 tahun, akhirnya PHDI memiliki Gedung Kantor.

Untuk itu, dibutuhkan kepemimpinan umat Hindu yang mampu melanjutkan Kepemimpinan Pengurus PHDI Pusat Periode 2021-2026, khususnya seorang Dharma Adhyaksa yang harus mampu menjaga keharmonisan diantara sabha pandita, sabha walaka dan pengurus harian.

Kolaborasi Dharma Adhyaksa PHDI Pusat, Ida Pedanda Nabe Bang Buruan Manuaba dengan Ketum Pengurus Harian PHDI, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya  dan Ketua Sabha Walaka Kolonel Inf (Purn) I Nengah Dana, S.Ag  pada periode sekarang ini 2016-2021, sudah berjalan dengan baik, segala keputusannya dilakukan sesuai dengan sastra (Veda) atau Weda.

Hal itu disampaikan Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Parisada Hindu Dharma Indonesia, Yanto Jaya, SH di Jakarta dalam rilis yang diterima Tribun Bali, Selasa 31 Agustus 2021.

Hal itu disampaikan bertepatan pada Perayaan Hari Raya Saraswati.

Perhelatan agung PHDI yang meliputi Pesamuhan Agung dan Mahasabha ini, kata dia, harus didukung dan disukseskan oleh seluruh jajaran kepengurusan parisada dan kelembagaan yang bernapaskan Hindu.

Upaya itu dalam melahirkan pemimpin PHDI Pusat agar SDM umat Hindu mampu bersaing secara nasional dan global.

Pada kesempatan itu pula, pihaknya mengharapkan Pengurus PHDI yang terpilih mampu menciptakan perdamian, kerukunan interen umat dan toleransi antar umat beragama.

Dewasa ini, Parisada memiliki tiga komponen yaitu (1) Sabha Pandita (SP), (2) Sabha Walaka (SW), dan (3) Pengurus Harian (PH).

Baca juga: Banyupinaruh, Beberapa Penglukatan di Bali Tetap Buka, PHDI Imbau Prokes

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved