Breaking News:

Berita Klungkung

Pandemi Tak Kunjung Berakhir, Pendapatan Daerah di Klungkung Dirancang "Terjun Bebas"

Pemkab Klungkung melakukan rasionalisasi terhadap sumber pedapatan asli daerah pada rancangan APBD 2022.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Keuangan Daerah Dewa Putu Geriawan 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Pemkab Klungkung melakukan rasionalisasi terhadap sumber pedapatan asli daerah pada rancangan APBD 2022.

Sebab pemkab salah memperhitungkan kondisi pandemi, yang ternyata tidak kunjung berakhir.

Ada beberapa sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Klungkung yang harus dilakukan rasionalisasi cukup signifikan, seperti  pajak hotel dan restoran (PHR) dan pajak tempat rekreasi dan olah raga.

Baca juga: Refocusing Proyek Fisik di Klungkung Capai Rp43 Miliar

Bahkan sumber PAD itu harus dirancang "terjun bebas".

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Keuangan Daerah Dewa Putu Geriawan menjelaskan, pada saat pembahasan musrenbang kabupaten awal tahun 2021, diprediksi pandemi Covid-19 pada tahun 2022 bakal normal.

Tapi ternyata sampai saat ini pandemi masih berlangsung.

Baca juga: Mural Sepanjang 300 Meter di Tembok TOSS Center Klungkung,Kritik Oknum yang Buang Sampah Sembarangan

" Dalam perjalanannya ternyata ada mutasi varian delta, sampai ada kebijakan PPKM dengan berbagai level. Sehingga kami simpulkan kondisi tahun 2022 belum normal," ungkap Griawan.

Perkiraan yang meleset itu, membuat rancangan PAD pada KUA-PPAS harus dilakukan rasionalisasi.

Pajak hotel yang awal dirancang Rp10,8 miliar turun menjadi Rp630 juta. Pajak restoran awalnya diusulkan Rp8,5 miliar dirasionalisasi menjadi Rp715 juta. Demikian pula dengan pajak tempat rekreasi dan olah raga, awalnya dirancang Rp22,7 miliar turun menjadi Rp1,3 miliar.

Baca juga: Jadi Temuan Dewan Klungkung, Proyek Irigasi di Desa Nyalian Sudah Diperbaiki

Sementara pemasukan dari perijinan tertentu (IMB) yang awalnya dirancang Rp1,7 miliar, malah tahun 2022 sama sekali tidak ada pemasukan alias dinolkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved