Breaking News:

Berita Denpasar

Ada OTG-GR di Denpasar yang Menolak Isoter dengan Alasan Memiliki Hewan Peliharaan

Untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19, pemerintah mewajibkan OTG-GR untuk melakukan isolasi terpusat (Isoter).

Penulis: Putu Supartika | Editor: Karsiani Putri
Istimewa
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai 

Walaupun demikian, Dewa Rai mengatakan Satgas tak serta merta menerima alasan tersebut.

Apabila di rumah tersebut masih ada kerabat yang bisa melakukan pemeliharaan terhadap hewan piaraan tersebut, maka yang bersangkutan akan dibawa ke Isoter.

“Kalau misalnya memang sendiri, kami pertimbangkan misalnya kelayakan rumahnya, bagaimana lingkungan sekitar, apakah padat atau tidak. Jika memungkinkan baru kami izinkan dengan pengawasan dari Satgas,” katanya.

Sampai saat ini, Dewa Rai mengatakan masih ada puluhan warga yang menjalani isolasi mandiri.

Kebanyakan dari mereka adalah usia lanjut dan anak-anak yang memang membutuhkan pendampingan.

Untuk pemantauan Isoman ini, Denpasar juga menggunakan aplikasi Denpasar Siaga Covid-19 (Desac).

BACA JUGA:  Syarat Masuk Bali Bisa Rapid Antigen, Trafik Penumpang di Bandara Ngurah Rai Naik Hingga 15 Persen

BACA JUGA: Bupati Sedana Arta Optimis Pembagunan Alun-alun Kota Bangli Bisa Selesai Akhir Tahun Ini

Layanan ini digunakan untuk menghubungkan langsung antara layanan pemerintah dengan warga yang menjalani Isoman. 

Mereka yang masuk dalam Isoman akan menerima berbagai panduan layanan melalui WhatsApp Blass dari pusat data Diskominfo Kota Denpasar

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved