Breaking News:

Bisnis

Bisnis Transportasi Private Jet Masih Bertahan di Masa Pandemi, Bahkan Trafik Meningkat 2 Kali Lipat

penerbangan private jet masih dapat survive atau bertahan bahkan mengalami peningkatan trafik saat diberlakukannya PPKM Level 4 Jawa-Bali

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Dua calon penumpang dari Bali duduk dan berswafoto di private jet jenis Hawker 400XP sebelum pesawat take off. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Dunia aviasi tidak sepenuhnya terdampak pandemi Covid-19.

Misalnya, penerbangan private jet masih dapat survive atau bertahan bahkan mengalami peningkatan trafik saat diberlakukannya PPKM Level 4 Jawa-Bali.

"Selama PPKM ini kita berjalan lancer, penerbangan private jet nya malah cenderung meningkat ya.

Karena orang lebih aware melakukan perjalanan pribadi lebih aman. Selama PPKM ini kita bisa terbang kemana saja yang mungkin tidak bisa dijangkau oleh penerbangan komersial," ujar Direktur PT Indojet Sarana Aviasi, Stefanus Gandi saat ditemui tribunbali.com, Rabu 1 September 2021.

Baca juga: Atta dan Aurel Pilih Bali Jadi Tempat Bulan Madu, Berangkat dengan Private Jet, Baby AHHA Coming

Diakui Stefan sebelum adanya pemberlakuan PPKM Jawa-Bali peningkatan frekuensi terbang lumayan tinggi, tetapi sepanjang pandemi Covid-19 di tahun 2020 hingga sekarang kenaikannya mencapai dua kali lipat.

"Dibanding sebelum pandemi itu, kenaikannya dua kali lipat.

Biasanya alasan dari tamu-tamu keamanan perjalanan, perjalanan dengan private jet secara pribadi jauh lebih aman serta juga efisiensi waktu dan keterbatasan penerbangan di pesawat komersial mengharuskan mereka mengambil private jet," ungkapnya.

Indojet Sarana Aviasi dapat menjangkau seluruh penerbangan ke bandara di Indonesia tetapi saat pandemi sekarang lebih banyak melayani penerbangan domestik mencapai 90 persen dan 10 persennya penerbangan internasional.

"Lebih banyak ke dalam negeri selama pandemi ini mungkin trafik kita 90 persen dalam negeri, sisanya 10 persen luar negeri seperti ke Singapura, Malaysia dan sesekali ke Australia," imbuh Stefan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved