Breaking News:

Berita Buleleng

Tren Kasus Aktif Covid-19 Menurun, Ruang Isoter di SMA Bali Mandara Mulai Kosong

Hal ini terlihat dari kenyataan mulai kosongnya tempat isolasi terpusat (isoter) untuk OTG-GR di asrama siswa SMA dan SMK Bali Mandara.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: DionDBPutra
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Suasana di tempat isolasi terpusat SMA Bali Mandara beberapa waktu lalu. Saat ini mulai kosong. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Tren kasus terkonfirmasi Covid-19 di Buleleng mulai menurun.

Hal ini terlihat dari kenyataan mulai kosongnya tempat isolasi terpusat (isoter) untuk OTG-GR di asrama siswa SMA dan SMK Bali Mandara.

Kepada Tribun Bali, Rabu 1 September 2021, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi mengatakan, kosongnya ruang isoter di SMA dan SMK Bali Mandara ini terjadi sejak Selasa 31 Agustus 2021.

Pasien OTG-GR saat ini sebagian besar menjalani isolasi di asrama Undiksha Desa Jinengdalem, serta di Rusun Prajurit Kompi Senapan C Batalyon Infanteri Raider 900/SBW.

Baca juga: Vaksinasi Dosis Pertama di Buleleng Mencapai 83.16 Persen

Baca juga: RSUD Buleleng Siapkan Poli Covid-19, Berikut Fungsinya

Di asrama Undiksha, jumlah OTG-GR yang menjalani isolasi berjumlah 86 orang, dari kapasitas 165.

Sementara di Kompi C, jumlah OTG-GR yang menjalani isolasi saat ini berjumlah 62 orang dari kapasitas 244 tempat tidur.

Kendati saat ini jumlah OTG-GR mulai menurun, Ariadi menyebut pihaknya belum dapat memutuskan apakah asrama siswa SMA dan SMK Bali Mandara ini tidak akan lagi digunakan sebagai isoter.

"Sementara asrama SMA dan SMK Bali Mandara tetap disiagakan dulu. Kami belum bisa prediksi apakah kasus akan terus melandai atau bagaimana. Tapi sejak dua minggu belakangan ini kasus terkonfirmasi memang terus mengalami penurunan. Beda dengan Juli lalu kami cukup kewalahan. Mudah-mudahan terus mengalami penurunan," ujarnya.

Ariadi menyatakan, jika terdapat OTG-GR baru, maka tempat isolasinya akan difokuskan di Asrama Undiksha dan Kompi C.

"Di Asrama Undiksha khusus untuk warga daerah Buleleng Barat dan Tengah. Sementara Kompi C untuk warga daerah Buleleng Timur. Kalau dua isoter itu mulai penuh, baru kami gunakan lagi asrama SMA dan SMK Bali Mandara," demikian Ariadi.

Berita lain dari Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved