Breaking News:

Berita Denpasar

Buruh Harian Lepas Nyambi Jadi Kurir Sabu di Denpasar, Ujang Diancam 20 Tahun Penjara

Ujang Saepudin (48) telah menjalani sidang secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Istimewa
Ujang Saepudin saat menjalani sidang secara daring 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ujang Saepudin (48) telah menjalani sidang secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Terdakwa kelahiran Bandung, Jawa Barat 1 Juni 1973 ini diadili, karena diduga terlibat peredaran narkotik yakni sebagai kurir. Diketahui, Ujang ditangkap petugas kepolisian usai mengambil timbangan elektrik.

Namun saat digeledah di rumah terdakwa, petugas menemukan 1 plastik klip berisi sabu dengan berat 16,82 gram netto atau 17,02 gram brutto. 

"Terdakwa Ujang Saepudin sudah disidang. Sidang dakwaan dan pemeriksaan saksi," jelas Dewi Maria Wulandari selaku penasihat hukum terdakwa, Kamis, 2 September 2021 di PN Denpasar. 

Baca juga: Kendalikan Bisnis Narkotik dari Balik Jeruji Besi, Nyoman Suwedia Diganjar 12 Tahun Penjara

Pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini menerangkan, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Made Ayu Citra Maya Sari, kliennya yang berprofrsi sebagai buruh harian lepas ini dikenakan dakwaan alternatif.

Dakwaan pertama, terdakwa dinilai melanggar pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. 

Atau dakwaan kedua, perbuatan terdakwa diancam pidana dalam pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. Sebagaimana dakwaan, Ujang diancam pidana penjara selama 20 tahun. 

Baca juga: Terlibat Edarkan Narkotik Jenis Sabu, Ardana Menerima Dibui Selama 8 Tahun

Dibeberkan dalam surat dakwaan JPU, terdakwa ditangkap oleh petugas kepolisian dari Sat Resnarkoba Polresta Denpasar di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Minggu, 18 April 2021 sekitar Pukul 21.00 Wita.

Dari tangan terdakwa berhasil disita barang bukti berupa 1 plastik klip berisi sabu dengan berat 16,82 gram netto atau 17,02 gram brutto. 

Terjunnya terdakwa sebagai kurir narkoba bermula saat dihubungi oleh Febi (DPO) melalui pesan WhatsApp.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved