Breaking News:

Berita Bali

Ingin Pemerataan Pembangunan Utara-Selatan, Megaproyek Shortcut Singaraja-Mengwitani Dilanjutkan

Setelah terhenti sejak 2019, megaproyek pembangunan jalan shortcut Singaraja-Mengwitani akhirnya dilanjutkan.

Tribun Bali/Ragil Armando
Rencana shortcut Singaraja-Mengwitani di titik di titik 7A, 7B, 7C serta titik 8 serta Rest Area - Ingin Pemerataan Pembangunan Utara-Selatan, Megaproyek Shortcut Singaraja-Mengwitani Dilanjutkan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Setelah terhenti sejak 2019, megaproyek pembangunan jalan shortcut Singaraja-Mengwitani akhirnya dilanjutkan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali memutuskan untuk kembali melanjutkan pembangunan shortcut di titik 7A, 7B, 7C serta titik 8 serta rest area.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bali, Nusakti Yasa Weda di Denpasar, Rabu 1 September 2021.

Bahkan, direncanakan Kamis 2 September 2021, akan dilakukan proses peletakan batu pertama atau ground breaking dimulainya pembangunan tahap kedua tersebut.

Baca juga: Proyek Shortcut Singaraja-Mengwi Berlanjut, Dewan Bali Ingatkan Gunakan Mitra dan Tenaga Kerja Lokal

Ground breaking tersebut rencananya bakal dilaksanakan di Desa Pegayaman, Sukasada, Buleleng, Bali.

“Bapak Gubernur berkomitmen untuk menyelesaikan shortcut Singaraja-Mengwitani ini meski di tengah pandemi,” ujarnya.

Nusakti menjelaskan, dalam pembangunan tahap kedua ini yang akan dibangun yakni ruas jalan titik 7A, 7B, 7C dengan panjang 601 meter serta titik 8 sepanjang 1.564 meter (panjang total jalan 1.404 meter dan panjang total jembatan 160 meter) serta rest area atau anjung pandang.

Dengan dilanjutkannya proyek ini diharapkan dapat mengurangi kelokan dan kemiringan jalan.

Dengan demikian, strukturnya lebih landai dan mempersingkat waktu perjalanan dari Denpasar ke Singaraja dan sebaliknya.

“Bahkan pembangunan infrastruktur yang dibiayai dari APBN semuanya masih sesuai dengan rencana. Tidak ada yang batal atau dipotong. Jadi semua akan terus jalan. Pemprov Bali juga telah menuntaskan biaya pembebasan lahannya," ungkap Nusakti.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved