Breaking News:

Sport

Penjelasan Komite Paralimpiade Cabut Medali Emas dan Rekor Dunia Atlet Malaysia

Konflik terjadi setelah Muhammad Ziyad Zolkefli meraih medali emas dan memecahkan rekor dunia, tetapi tidak diakui panitia.

Editor: I Made Dwi Suputra
Philip FONG / AFP
Muhammad Ziyad Zolkefli dari Malaysia bertanding di final paralimpiade cabang tolak peluru 

TRIBUN-BALI.COM - Komite Paralimpiade Internasional pada Rabu (1/9/2021) menjelaskan keputusannya mendiskualifikasi atlet tolak peluru Malaysia, Muhammad Ziyad Zolkefli, yang meraih medali emas bahkan memecahkan rekor dunia.

Muhammad Ziyad Zolkefli datang terlambat di final tolak peluru F20 Paralimpiade Tokyo 2020, Selasa (31/8/2021), tetapi masih diizinkan bertanding.

Kategori F20 dalam tolak peluru adalah untuk atlet dengan disabilitas intelektual.

Konflik kemudian terjadi setelah Muhammad Ziyad Zolkefli meraih medali emas dan memecahkan rekor dunia, tetapi tidak diakui panitia.

Baca juga: Atlet asal Bali Nengah Widiasih Raih Perak di Paralimpiade Tokyo 2020, Menpora Langsung Video Call

Muhammad Ziyad Zolkefli didiskualifikasi bersama dua atlet tolak peluru lainnya.

Ofisial memutuskan, ketiga atlet tersebut tidak memiliki alasan kuat atas keterlambatannya masuk Call Room (ruang panggil).

Medali emas lalu dicabut dari Muhammad Ziyad Zolkefli dan diberikan ke Maksym Koval dari Ukraina.

Juru bicara Komite Paralimpiade Internasional, Craig Spence, mengatakan bahwa wasit memutuskan tidak ada alasan yang dapat dibenarkan untuk keterlambatan Ziyad. Bandingnya juga ditolak.

Baca juga: Prediksi Persib Bandung Vs Barito Putera BRI Liga 1, Victor Igbonefo Akan Jaga Rekor Maung Bandung

Meskipun demikian, Spence berujar atlet Ukraina yang diberi medali emas sekarang mendapat banyak hujatan dari orang Malaysia.

"Orang-orang menyebut Ukraina mencuri emas. Tidak, sama sekali tidak. Orang Ukraina tidak ada hubungannya dengan itu. Para atletnya yang terlambat," kata Spence dikutip dari AFP.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved