Breaking News:

Berita Karangasem

Sejak Pemberlakuan PPKM Jawa Bali, Penumpang Ferry di Pelabuhan Padang Bai Turun Hingga 30 Persen

Ketua DPC Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, & Penyebrangan (Gaspaspad) di Padang Bai, Anang Heru Prayogi, mengaku, sejak diberlakukanya PPKM

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Karsiani Putri
Tribun Bali/Saiful Rohim
Kapal Ferry saat akan menyandar di Pelabuhan Padang Bai, Kecamatan Manggis, Karangasem, Jumat (25/12/2015) lalu 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA-  Penumpang ferry dari Pelabuhan Padang Bai, Kecamataan Manggis, Kabupaten Karangasem menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, Nusa Tenggara Baarat (NTB) meengalami penurunan setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak Bulan Juli 2021.

BACA JUGA:  Syarat Masuk Bali Bisa Rapid Antigen, Trafik Penumpang di Bandara Ngurah Rai Naik Hingga 15 Persen

Ketua DPC Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, & Penyebrangan (Gaspaspad) di Padang Bai, Anang Heru Prayogi, mengaku, sejak diberlakukanya PPKM jumlah penumpang  menggunakan ferry turun sekitar 25 sampai 30 persen.

Terutama penumpang  pejalan kaki serta roda dua.

"Penurunan penumpang diperkiraan  sekitar 25- 30 persen sejak pemberlakuan PPKM Jawa Bali. Penurunannya lumayan meningkat. Pemicunya lantaran beberapa hal," ungkap Anang Heru Prayogi saat dihubungi, Kamis 2 September 2021 siang.

BACA JUGA: Kelahiran Kamis Umanis Sinta, Memiliki Sifat Suka Pamer, Cekatan dalam Bekerja

Ditambahkan, untuk penumpang pejalan kaki dan pengguna sepeda motor sebelum diberlakukannya PPKM sekitar 5 ribu orang.

Setelah pemberlakuan PPKM pada Juli 2021, jumlah  penurunan kurang  lebih 1.500 orang.

Dari semula 5 ribu turun menjadi 3.500  orang.

Dan kemungkinan akan terus menurun.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved