Breaking News:

Berita Denpasar

Warga Serangan Denpasar Geruduk Portal Retribusi di Akses Masuk, Desa Adat Sebut Kurang Sosialisasi

Warga Serangan Denpasar Geruduk Portal Retribusi di Akses Masuk, Desa Adat Sebut Kurang Sosialisasi

Penulis: Putu Supartika | Editor: Widyartha Suryawan
Tribun Bali/Rizal Fanany
Ratusan warga Serangan Denpasar melakukan aksi terkait pemasangan portal di pintu masuk Desa Serangan, Denpasar, Kamis 2 September 2021. 

Ardana menambahkan, untuk warga Serangan tak dikenakan retribusi dan akan diberikan kartu khusus.

Menurutnya saat ini sudah ada 700-an kendaraan yang terdata untuk bebas retribusi dan diperkirakan akan ada 1.065 kendaraan di wilayah Serangan yang akan bebas retribusi ini.

Ia juga mengatakan dari hasil kerjasama dengan desa adat ini, akan kena potongan pajak sebanyak 20 persen yang masuk ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar.

Dari pendapatan bersih setelah kena pajak, sebanyak 70 persen akan masuk ke desa adat, sedangkan 20 persennya masuk ke Perumda Bukti Praja Sewakadharma Kota Denpasar.

Viral di Media Sosial
Sebelumnya, tarif retribusi parkir masuk Serangan, Denpasar sempat viral dan mendapat sorotan warganet dan di media sosial.

Lurah Serangan, I Wayan Karma menjelaskan, penerapan tarif parkir di Desa Serangan masih dalam tahap uji coba. 

"Iya benar, per kemarin ada pemasangan portal retribusi parkir masuk desa, tapi masih dalam tahap uji coba tiga hari," bebernya. 

Ia pun menuturkan, bahwa pertimbangan penerapan tarif masuk Desa Serangan ini karena Serangan merupakan salah satu desa wisata.

"Pertimbangannya karena Serangan merupakan destinasi desa wisata," kata dia.

Selain tarif parkir, menurut Karma, hal itu juga dilatarbelakangi oleh maraknya laporan kehilangan dari masyarakat sehingga patroli pengawasan harus ditingkatkan.

"Bukan hanya retribusi parkir tapi untuk pengawasan keamanan juga, karena, banyak laporan kehilangan di sini. Tapi untuk lebih jelasnya silakan hubungi Bendesa Adat kaitan dengan parkir itu dan PD Parkir, kalau kami ikut membantu memantau," ucapnya.

Adapun dalam retribusi parkir masuk Desa Sarangan ditetapkan tarif dari Mobil Rp 5.000, Kendaraan Roda Dua Rp 2.000,- box Rp 5.000 dan truk Rp 10.000. (sup/ian)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved