Breaking News:

Berita Klungkung

Gambar dan Tulisan Bernada Kritik Pemerintah Juga Muncul di Klungkung

Setelah mural edukasi yang digagas pemerintah, gambar ataupun tulisan bernada kritik juga muncul di beberapa lokasi di Klungkung, Bali.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Gambar dan tulisan di belakang komplek pertokoan di Jalan Deponogoro, Semarapura, Bali, Jumat 3 September 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Setelah mural edukasi yang digagas pemerintah, gambar ataupun tulisan bernada kritik juga muncul di beberapa lokasi di Klungkung, Bali.

Keberadaan mural ataupun tulisan pada dinding itu, menjadi penyeimbang di saat Pemkab Klungkung juga aktif memberikan edukasi ke masyarakat melalui media mural.

Tulisan bernada kritik dapat ditemui di seputaran Jalan Raya Gajah Mada, Kota Semarapura.

Baca juga: Ayah Cabuli Anak Angkat Hingga Hamil di Klungkung, Korban Masih Kelas 6 SD, TY Sempat Kabur

Tulisan itu dibuat di gerbang berwana biru muda di depan sebuah bangunan.

Dibuat dengan menggunakan cat, bertuliskan Cegah Covid-19 Tajen Bebas dan Merry Crisis and Ahappy new Fear.

Tidak ada yang mengetahui siapa dan kapan tulisan itu dibuat.

Namun tulisan itu sudah ada sebelum ramainya pemberitaan tentang penghapusan mural bernada mengkritik pemerintah oleh aparat di berbagai wilayah di Indonesia.

Baca juga: Miris, Ayah Angkat Tega Setubuhi Anaknya yang Masih SD Hingga Hamil di Klungkung

" Tulisan itu sudah cukup lama. Sudah ada sebelum rame-rame pemberitaan tentang mural," ungkap warga setempat, I Gede Winaya, Jumat 3 September 2021.

Ketika dimintai pendapatnya, ia tidak mempermasalahkan tulisan itu.

Menurutnya tulisan itu juga mewakili keluhan-keluhan masyarakat di era pandemi ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved