Breaking News:

Berita Bangli

Kasus Terus Menurun, Satgas Covid-19 Bangli Optimis Bangli Bisa Turun Level Menjadi Level III

Kabupaten Bangli masih menerapkan PPKM level 4 sejak sebulan terakhir.Kendati jumlah penambahan kasus aktif sejak beberapa pekan terus melandai.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Karsiani Putri
Istimewa
Polsek Susut saat menjemput penyandang disabilitas untuk mendapatkan vaksinasi di Polres Bangli, Jumat 3 September 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Kabupaten Bangli masih menerapkan PPKM level 4 sejak sebulan terakhir.

Kendati jumlah penambahan kasus aktif sejak beberapa pekan terus melandai.

Pihak Satgas pun optimis, Bangli mampu turun menjadi level III.

Humas Satgas Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa, Jumat 3 September 2021 mengungkapkan, secara tren jumlah kasus di Bangli memang mengalami penurunan.

Baca juga: Semua Pedagang di Kabupaten Bangli Telah Divaksinasi, Target PAD Belum Tercapai

Seperti laporan kasus hari ini, dimana terdapat penambahan sebanyak 24 kasus.

“Dari penambahan itu, tercatat 61 orang dinyatakan sembuh,” ujarnya.

Menurut Dirgayusa, tren penurunan kasus aktif ini berpotensi menjadikan Bangli turun level PPKM.

Apalagi Bed Occupany Rate (BOR) juga sudah mengalami penurunan.

Baca juga: TPP 4.000 PNS di Pemkab Bangli Masih Nunggak Dua Bulan Sebesar Rp 18 Miliar

Hanya saja, dia mengakui jika kasus kematian dengan positif Covid-19 memang masih terjadi hingga kini.

“Itu semua indikator penentuan level PPKM. Kalau itu semua trennya menurun, tentu ada peluang penurunan level. Mengenai kematian, penghitungannya berdasarkan persentase dibandingkan jumlah kasus,” ucapnya.

Seperti diketahui, dari laporan data kasus Covid-19 per tanggal 3 September, diketahui total kasus kematian di Bangli sebanyak 202 orang.

Sedangkan jumlah kasus keseluruhan sebanyak 4718 kasus.

“Mengenai kasus kematian ini, kalau dibandingkan dengan kabupaten lain Bangli masih tergolong sedikit. Karena secara wilayah, Bangli salah satu daerah yang masuk zona oranye,” ungkapnya.

Dirgayusa menambahkan, vaksinasi masal yang dilakukan selama dua hari terakhir memberikan pengaruh signifikan terhadap capaian vaksinasi di Bangli.

Dimana berdasarkan catatan terbaru, 91 persen masyarakat di Bangli telah menerima vaksin dosis I, dan 56,53 persen diantaranya telah mendapatkan dosis II. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved