Breaking News:

Berita Klungkung

Bali Muda Foundation Terbitkan 5 Buku Cerita Anak, Diujicobakan di SDN 2 Semarapura Kelod Kangin

Adapun lima judul buku cerita anak yang akan diluncurkan yaitu Buni dari Buana karya Anida Fajriani, Riri Kenari karya Theresia Christanti

Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ist/Bali Muda Foundation
Uji coba buku cerita anak di SDN 2 Semarapura Kelod Kangin 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Bali Muda Foundation kini menerbitkan lima buah buku cerita anak.

Di mana buku cerita ini sudah masuk pada batch III dan akan segera diluncurkan. 

Adapun lima judul buku cerita anak yang akan diluncurkan yaitu Buni dari Buana karya Anida Fajriani, Riri Kenari karya Theresia Christanti, Pepi Pencari Padi karya Ni Putu Sugilastini, I Betung karya Nyoman Adnyana, dan Buyung dan Nguing karya Dwi Aryani. 

Baca juga: Asintel Kasdam IX/Udayana Sambangi Klungkung: TNI Harus Humanis dalam Penanggulangan Covid-19

Project Manager Bali Muda Foundation, Donnie Weda mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Bali sebagai salah satu editor dan tata bahasa dalam buku cerita anak ini.

"Buku cerita anak ini kaya akan kearifan lokal Bali dan siap menambah koleksi bahan bacaan untuk anak," kata Donnie, Minggu 5 September 2021.

Sebelum melakukan launching, pihaknya pun mengadakan uji coba buku cerita anak ini. 

Baca juga: OJK Bali dan Pegadaian Gelar Vaksinasi untuk Umum dan Disabilitas di Getakan dan Tusan Klungkung

Uji coba dilakukan dengan protokol kesehatan di SDN 2 Semarapura Kelod Kangin dengan melibatkan anak-anak SD Kelas 1, 2 dan 3. 

"Uji coba ini diadakan untuk mendapatkan persepsi anak-anak terhadap kualitas ilustrasi, cerita dan bahasa yang digunakan dalam buku cerita anak," katanya.

Setelah uji coba ini, buku cerita anak akan direvisi kembali sebelum di launching dan didistribusikan untuk khalayak luas.

Baca juga: SKD CPNS di Klungkung Digelar Mulai Tanggal 20 September 2021, Dilaksanakan Selama 9 Hari

Donnie menambahkan, uji coba ini adalah tahapan penting dari proses penerbitan buku cerita anak-anak. 

"Kami perlu mendapatkan persepsi dan pendapat mereka terhadap buku cerita anak yang dihasilkan melalui Lokakarya Penulisan Cerita Anak. Hasil evaluasinya akan menjadi revisi untuk buku cerita anak yang akan diluncurkan," katanya. (*)

Berita lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved