Breaking News:

Berita Denpasar

Cerita Gusti Ketut Geria Buat Wayang Karton Sejak Tahun 1970-an, Sebut Mepunia Jual Rp 20 Ribu

Dengan menggunakan pakaian adat bali serba putih tanpa udeng, ia duduk di pinggir jalan di depan RSUD Wangaya pada Minggu, 5 September 2021 siang

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Rizal Fanany
I Gusti Ketut Griya, menunjukkan wayang mainan yang ia produksi sendiri di depan Rumah Sakit Wangaya, Denpasar, Minggu 5 September 2021. Wayang mainan ini dijual dengan harga 20 ribu rupiah. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Usianya sudah tak muda lagi, sudah hampir kepala delapan, namun Gusti Ketut Geria (78) masih terlihat enerjik.

Senyumnya masih mengembang walaupun rambutnya sudah putih.

Dengan menggunakan pakaian adat bali serba putih tanpa udeng, ia duduk di pinggir jalan di depan RSUD Wangaya pada Minggu, 5 September 2021 siang.

Di sampingnya berjejer wayang Bali dengan berbagai tokoh.

Baca juga: Mabuk Alkohol Alias Punyah, Dua Kecelakaan Terjadi di Denpasar dalam Semalam, Bibir dan Dahi Robek

Sementara itu, sepeda ontelnya ia parkir di pinggiran trotoar.

Wayang-wayang itu, ia letakkan dalam kardus, kemudian diikat pada bagian belakang sepedanya.

Dari rumahnya di Jalan Kunti 5B Denpasar, ia mengayuh sepedanya menuju ke depan RSUD Wangaya.

Wayang yang dijualnya bukanlah wayang yang terbuat dari kulit, melainkan wayang mainan yang terbuat dari karton.

Akan tetapi, jika dilihat sekilas akan sangat mirip dengan wayang kulit pada umumnya yang dipakai pentas.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved