Breaking News:

Berita Denpasar

Cerita Gusti Ketut Geria Buat Wayang Karton Sejak Tahun 1970-an, Sebut Mepunia Jual Rp 20 Ribu

Dengan menggunakan pakaian adat bali serba putih tanpa udeng, ia duduk di pinggir jalan di depan RSUD Wangaya pada Minggu, 5 September 2021 siang

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Rizal Fanany
I Gusti Ketut Griya, menunjukkan wayang mainan yang ia produksi sendiri di depan Rumah Sakit Wangaya, Denpasar, Minggu 5 September 2021. Wayang mainan ini dijual dengan harga 20 ribu rupiah. 

Geria mengaku sudah mulai membuat wayang karton ini sejak tahun 1970-an.

Bermula dari kegemarannya menonton wayang kulit hingga dirinya pun hafal nama tokoh dan karakter wayang tersebut.

Dengan karton bekas, bambu, karet dan benang yang ia dapatkan secara cuma-cuma ia membuat wayang ini.

“Semua bahan-bahan ini saya pungut, tidak ada yang beli kecuali cat. Karton, bambu, benang dan karetnya semua bekas,” kata Geria.

Beraneka ragam tokoh ia buat mulai dari tokoh Delem, Sangut, Panca Pandawa, Kresna, Abimanyu, Gatotkaca dan tokoh lain dalam epos Mahabharata.

Baca juga: Dalam Semalam BPBD Denpasar Tangani Dua Kasus Laka Lantas Akibat Pengaruh Alkohol

Meskipun dibuat dari karton, akan tetapi pembuatannya cukup serius.

Ia memperhatikan detail wayang termasuk juga dalam hal pewarnaan.

Bahkan untuk membuat detail dan lubang-lubang pada tubuh wayang dirinya menggunakan pahat.

“Ini dipahat untuk membuat lubang-lubangnya. Kalau catnya saya pakai cat minyak, kadang cat tembok,” katanya.

Dalam sehari ia bisa menyelesaikan dua wayang yang belum dicat dan butuh dua hari untuk proses pengecatan hingga pengeringan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved