Breaking News:

Bulan Agustus 2021 Ada 752 Pasien Covid-19 di Bali Meninggal, 90 Persen Belum Vaksinasi

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Ketut Suarjaya mengatakan, ada beberapa penyebab kematian pasien Covid-19 di Bali.

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Eviera Paramita Sandi
Pixabay
Ilustrasi Covid-19. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kasus kematian akibat terpapar Covid-19 di Provinsi Bali paling tinggi terjadi selama bulan Agustus 2021.

Hal tersebut membuat pemerintah menyoroti kasus kematian pasien Covid-19 di Bali.

Pada bulan Agustus terdapat 752 pasien Covid-19 yang meninggal dunia. 

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Ketut Suarjaya mengatakan, ada beberapa penyebab kematian pasien Covid-19 di Bali.

Salah satunya, beberapa pasien datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi kritis atau berat.

Lalu, kebanyakan umur pasien di atas 60 tahun.

Sebanyak 62 persen kasus kematian memiliki penyakit bawaan dan terakhir sebanyak 90 persen kasus kematian merupakan pasien yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19.

"Kalau di Bali, beberapa kasus datang ke RS sudah dalam kondisi berat, umur di atas 60 tahun, ada kormobid (62 %) dan 90 persen belum divaksinasi," ungkapnya pada, Selasa 7 September 2021. 

Sejak Maret 2020 hingga 5 September 2021 terhitung sejumlah 3.616 pasien Covid-19 di Bali yang meninggal.

Dari 3.616 pasien sebanyak 0,61 persen atau sekitar 22 orang berusia 0-5 tahun dan sebanyak 0,58 persen atau sekitar 20 pasien berusia 6-18 tahun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved