Breaking News:

Corona di Indonesia

Lawan Varian Mu Pakai Booster Vaksin, Indonesia Perketat Pintu Masuk

Dicky meneruskan varian Mu sudah terdeteksi di China, Jepang, Hongkong.Meskipun belum masuk ke ASEAN harus diwaspadai, tidak boleh abai.

Editor: DionDBPutra
Pixabay
Ilustrasi. Varian Mu sudah terdeteksi di China, Jepang, Hongkong.Meskipun belum masuk ke ASEAN harus diwaspadai. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman menyebut, booster vaksin diperlukan mengantisipasi penyebaran varian Mu.

Menurutnya, masyarakat rentan seperti lansia juga berhak menerima dosis ketiga.

"Vaksin booster penting. Bukan hanya ketenaga kesehatan tapi lansia juga," kata Dicky saat dihubungi Tribun Network, Senin 6 September 2021.

Menurutnya, strain yang secara ilmiah disebut B.1.621 ini menyebar sangat cepat dalam rentan sembilan bulan.Varian Mu sudah menular sampai ke 43 negara. "Ini sinyal yang serius buat Indonesia," tuturnya.

Baca juga: Jokowi Wanti-wanti soal Corona Varian Mu: Begitu Lengah Covid-19 Naik Lagi

Baca juga: UPDATE: Luhut Ingatkan Kemungkinan Gelombang Ketiga Covid-19, Waspadai Varian Mu

Dicky meneruskan varian Mu sudah terdeteksi di China, Jepang, Hongkong.Meskipun belum masuk ke ASEAN harus diwaspadai, tidak boleh abai.

"Karena sudah sampai ke New Zealand. Artinya Asean juga sudah terancam," katanya.

Ia menekankan pemerintah harus merespons dengan penguatan 3T (tracing, testing, treatment).Berdasarkan catatan test positivity rate Indonesia masih kecil yakni 18 persen.

"3T kita ini yang lemah. Harus ditingkatkan lagi. Ini sangat mengkhawatirkan jika tidak diantisipasi," kata Dicky.

Wabah corona masih ada, penyintas Covid-19 varian delta pun masih bisa terinfeksi lagi oleh strain baru Mu.

"Varian Mu ini menurunkan efikasi vaksin. Sejauh apa memang masih terus dipastikan. Diduga sama dengan efeknya delta. Dengan sama saja sudah merugikan," imbuhnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved