Breaking News:

Corona di Indonesia

Lawan Varian Mu Pakai Booster Vaksin, Indonesia Perketat Pintu Masuk

Dicky meneruskan varian Mu sudah terdeteksi di China, Jepang, Hongkong.Meskipun belum masuk ke ASEAN harus diwaspadai, tidak boleh abai.

Editor: DionDBPutra
Pixabay
Ilustrasi. Varian Mu sudah terdeteksi di China, Jepang, Hongkong.Meskipun belum masuk ke ASEAN harus diwaspadai. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah berupaya membendung varian-varian baru virus Corona termasuk varian Mu asal Kolombia.

Varian Mu atau B.1621 sedang dalam pengamatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atau masuk kategori Varian of Interest (VoI).

Ia menyebut, Pemerintah terus mengawasi mobilitas, baik dalam dan luar negeri.

"Walaupun saat ini kondisi cenderung normal dan beberapa pembukaan sektor juga secara gradual dilakukan, Pemerintah terus berusaha mengawasi mobilitas dalam dan luar negeri dengan penuh kehati-hatian," ujar Wiku.

Ia mengatakan, varian yang terdeteksi pertama kali pada Januari 2021 ini telah banyak ditemukan di negara lain seperti Amerika Selatan dan Eropa.

Menurut Wiku, status VOI diberikan pada varian Corona yang sedang diamati untuk dapat memberikan kesimpulan.

"Bahwa varian ini bersifat lebih infeksius daripada varian originalnya (Corona asal Wuhan, Tiongkok)," imbuhnya.

Perketat Pintu Masuk

Dicky Budiman menuturkan, Indonesia harus mengambil sikap tegas menyusul ancaman varian Mu.Skenario pencegahan masuknya strain baru ini bisa dengan memperketat sejumlah pintu masuk.

"Masalahnya kekarantinaan Indonesia saat varian delta rata-rata hanya lima hari. Ini tidak cukup. Tidak bisa kalau hanya lima hari kecuali orang tersebut sudah divaksin dan hasil tes negatif," kata Dicky.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved