Breaking News:

Mantan Bek Timnas Prancis Meninggal Dunia Setelah 40 Tahun Koma

Pada tahun  1982, Adams diberi dosis anestesi yang hampir fatal sebelum menjalani operasi lutut rutin sehingga menyebabkan kerusakan otak.

Editor: DionDBPutra
AFP file
Foto arsip 11 Oktober 1974 ini menunjukkan dua pemain timnas Prancis Marius Tresor (kanan) dan Jean-Pierre Adams meninggalkan Paris dengan menumpang kereta, menuju Bruxelles dalam rangka menghadapi Belgia dalam laga kualifikasi Piala Eropa. 

TRIBUN-BALI.COM - Mantan bek timnas Prancis Jean-Pierre Adams meninggal dunia dalam usia 73 atau hampir 40 tahun setelah mengalami koma menyusul kesalahan medis.

Demikian pernyataan dua bekas klub yang dibelanya, Paris St Germain dan Nimes, seperti dikutip Reutes, Senin 6 September 2021.

Pada tahun  1982, Adams diberi dosis anestesi yang hampir fatal sebelum menjalani operasi lutut rutin sehingga menyebabkan kerusakan otak.

Mantan pesepakbola kelahiran Dakar itu sudah 22 kali memperkuat Les Bleus pada 1970-an yang kemitraannya bersama dengan Marius Tresor dikenal sebagai 'Pengawal Hitam'.

Baca juga: Striker Timnas Prancis Susul Fikayo Tomori ke AC Milan, Olivier Giroud Minta Chelsea Tepati Janji

Baca juga: Didier Deschamps Ungkap Laga Lawan Portugal Hal yang Tak Mudah Bagi Timnas Prancis

Dia membela Nimes dari 1970 sampai 1973 dan memperkuat PSG dari 1977 sampai 1979, setelah bergabung dari Nice.

Sejak malapraktik medis itu, Adams dirawat oleh istrinya, Bernadette. Dia bertahan dalam keadaan koma hingga wafatnya.

Pele dirawat selama enam hari

Sementara itu, legenda sepak bola Brasil, Pele dirawat di rumah sakit selama enam hari karena menghadapi masalah kesehatan yang tidak disebutkan.

Namun, mantan pesepakbola berusia 80 tahun itu tidak mengalami sakit yang serius, kata seorang penasihat mantan penyerang Santos dan New York Cosmos itu kepada Reuters, Senin 6 September 2021.

Laman berita Globo menyebutkan Pele tengah menjalani pemeriksaan rutin di Rumah Sakit Albert Einstein di Sao Paulo ketika masalah kesehatan yang tak diungkapkan itu terdeteksi.

Manajer bisnis Pele, Joe Fraga, menegaskan tak ada yang perlu dikhawatirkan.

"Penuh dengan tes/scan/kolonoskopi/darah dll ," tulis Fraga dalam satu pesan. "Dia tidak melakukan segala hal dalam satu hari."

Kekhawatiran muncul beberapa hari setelah Pele terpaksa membantah laporan bahwa dia pingsan.

Dalam pesan Instagram yang disertai dengan foto pemenang Piala Dunia tiga kali itu sedang tersenyum, Pele menulis: “Teman-teman, saya tidak pingsan dan saya dalam kondisi sehat sekali. Saya mengikuti pemeriksaan rutin yang sebelumnya tidak bisa saya lakukan gara-gara pandemi. Kasih tahu mereka, Minggu depan saya tak main!" (antara)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved