Berita Denpasar

Pembukaan Mal di Denpasar Tunggu SE Gubernur, Satgas Minta 7 Mal Ujicobakan Aplikasi Pedulilindungi

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, I Dewa Gede Rai, pembukaan mal di Denpasar masih menunggu Surat Edaran (SE) dari Gubernur Bali

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
ISTIMEWA
ilustrasi - pengunjung Mall Level 21 Denpasar tengah melakukan scan barcode beberapa waktu lalu. Pembukaan Mal di Denpasar Tunggu SE Gubernur, Satgas Minta 7 Mal Ujicobakan Aplikasi Pedulilindungi 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sampai saat ini, mal yang ada di Kota Denpasar masih belum bisa beroperasi.

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, I Dewa Gede Rai, pembukaan mal di Denpasar masih menunggu Surat Edaran (SE) dari Gubernur Bali.

Hal itu dikatakan Dewa Rai saat diwawancarai Selasa, 7 September 2021 siang.

“Sampai saat ini mal di Denpasar belum dibuka. Kami masih menunggu SE dari Gubernur Bali. Setelah ada SE itu, baru kami tindaklanjuti dengan SE Wali Kota,” kata Dewa Rai.

Baca juga: PPKM Level 4 di Denpasar Diperpanjang, BOR Isolasi RS di Denpasar Rata-rata 45,98 Persen

Walaupun mal belum dibuka, namun pihaknya meminta pengelola mal di Denpasar untuk mempersiapkan sarana prasarana pendukung protokol kesehatan.

Termasuk sistem pengaturan pengunjung yang datang jika mal sudah diizinkan beroperasi kembali.

Selain itu, Dewa Rai menambahkan sebelum dibuka, pihaknya juga mewajibkan semua mal untuk melakukan simulasi penggunaan aplikasi pedulilindungi.

“Jika sudah ada SE bisa beroperasi, sebelum dibuka harus  ada simulasi terlebih dahulu terkait pengecekan menggunakan aplikasi pedulilindungi yang berlaku bagi pengunjung maupun pegawai mal,” imbuhnya.

Karena saat mal resmi beroperasi, semua pengunjung dan pegawai mal wajib menggunakan aplikasi pedulilindungi.

Pihaknya juga mengaku mengundang pengelola mal untuk melakukan sosialisasi terkait persiapan pembukaan mal ini.

“Nanti secara lebih rinci terkait pembukaan mal ini akan diatur dalam SE Gubernur, mulai dari jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas, termasuk jam operasionalnya,” katanya.

Untuk di Kota Denpasar terdapat 7 mal yang selama penerapan PPKM darurat hingga PPKM level 4 tidak beroperasi.

Ketujuh mal tersebut meliputi Level 21, Plaza Renon, Bali Mal di Jalan Diponegoro, Tiara Dewata, Duta Plaza, Trans Studio, dan Carrefour.

“Ketujuh mal ini kami wajibkan untuk melakukan simulasi pedulilindungi, bagaimana teknisnya diatur masing-masing mal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” katanya.

Baca juga: PPKM Level 4 di Denpasar Diperpanjang, Tim Yustisi Gelar Sidak Masker di Jalan Danau Buyan Sanur

Sementara itu, selama penerapan PPKM level 4 ini kegiatan di mal ditutup sementara kecuali akses untuk pegawai toko yang melayani penjualan online dengan maksimal 3 pegawai pada setiap toko.  (*)

Artikel lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved