Breaking News:

Berita Bangli

Sertifikat Tanah Pasar Singamandawa Kintamani Hilang, BPN Bangli Lakukan Pengukuran Lahan Ulang

Pengukuran dilakukan bersama camat, BKPAD bagian aset, pertanahan, jero bendesa, tata pemerintahan, pendamping, prajuru, dan pihak terkait lainnya,”

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
BPN Bangli saat melakukan pengukuran lahan di Pasar Singamandawa Kintamani. Selasa (7/9/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli berencana melakukan pembangunan Pasar Singamandawa.

Sebelum dilakukan pembangunan, pihak dinas kini tengah sibuk melakukan pengukuran lahan.

Hal tersebut dilakukan karena sertifikat tanah pada lahan seluas 1,5 hektare itu dinyatakan hilang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli, I Wayan Gunawan saat dikonfirmasi Selasa (7/9/2021) membenarkan hal tersebut.

Baca juga: Sudah Tiga Bulan Tak Ada Setoran untuk PAD Bangli dari Penyewaan Alat Berat

Pengukuran ini dilakukan untuk menerbitkan sertifikat tanah yang baru.

“Pengukuran dilakukan bersama camat, BKPAD bagian aset, pertanahan, jero bendesa, tata pemerintahan, pendamping, prajuru, dan pihak terkait lainnya,” ujar dia.

Gunawan mengaku tidak tau percis mengapa sertifikat tanah Pasar Singamandawa bisa hilang.

Ia menegaskan saat sertifikat tersebut dibutuhkan untuk melakukan pembangunan, sertifikat yang asli tidak ditemukan.

“Tyang baru setahun disini. Sebelum-sebelumnya tyang tidak tahu.

Sertifikat asli biasanya disimpan di Bagian Umum Setda Bangli. Namun setelah tyang komunikasikan (sertifikat) tidak diketemukan,” ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved