Breaking News:

Berita Buleleng

Usai Kesepakatan Damai, Warga Sidatapa Minta Dandim Segera Cabut Laporannya di Polres

Setelah mendapat kesepakatan damai, kuasa hukum warga Desa Sidatapa Kadek Cita Ardana Yudi, berharap agar Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf Muhammad Wi

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Lima perwakilan warga Desa Sidatapa saat mengikuti mediasi di Mapolres Buleleng, Selasa (24/8/2021) sore. 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Setelah mendapat kesepakatan damai, kuasa hukum warga Desa Sidatapa Kadek Cita Ardana Yudi,
berharap agar Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto  segera mencabut laporannya di Mapolres Buleleng

Kadek Cita menyebut, keputusan untuk berdamai ini berhasil disepakati, setelah ketua timnya yang juga sebagai mantan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Gede Pasek Suardika, melakukan pertemuan beberapa waktu lalu bersama Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi,  Luhut Binsar Panjaitan.

Dalam pertemuan itu, Kadek Cita mengklaim jika Luhut meminta agar kasus diproses secara aman dan damai. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Konflik Warga Sidatapa dengan TNI Berakhir Damai, Diselesaikan Gubernur dan Pangdam

"Dari awal juga warga yang posisinya sebagai korban juga berkeinginan agar kasus mencapai perdamaian. Polres juga sudah berupaya memediasi namun belum ketemu titik terang."

"Sekarang perdamaian sudah terjadi, kami akan mempelajari surat perdamaian yang di tanda tangani oleh kedua belah pihak," ucapnya. 

Baca juga: Ahli Akan Cek Video Bentrok Sidatapa Buleleng, Kasus Berlanjut, Polisi Sudah Periksa 10 Saksi

Kadek Cita juga sempat menyayangkan pihaknya sebagai kuasa hukum, sempat tidak diizinkan masuk oleh Gubernur, saat pertemuan bersama Pangdam, Dandim, dan warga Desa Sidatapa, di Makodim Buleleng.

Ia menyebut, sebagai kuasa hukum, pihaknya dilindungi oleh UU Nomor 18 Tahun 2003 tentang advokat.

Di mana, tugas advokat mendampingi kliennya baik di dalam maupun di luar pengadilan.

"Saat pertemuan kami sempat tidak diizinkan masuk. Tapi perdamaian sudah terjadi. Situasi sudah kembali nornal, dan semuanya bisa fokus pada penanganan Covid," ucapnya. 

Baca juga: Diperiksa di Mapolres Buleleng, Lima Warga Desa Sidatapa Klaim Diri Sebagai Korban

Setelah mendapatkan kesepakatan damai, Kadek Cita menyebut pihaknya akan segera mendatangi penyidik di Mapolres Buleleng untuk memastikan kelanjutan dari kasus ini.

Sementara laporan warga di Pomdam IX/Udayana dipastikan Kadek Cita akan segera dicabut oleh warga, apabila Dandim telah mencabut laporannya terlebih dahulu di Mapolres Buleleng.

"Kami harap dari kesepakatan ini, tidak hanya wacana saja. Dandim segera cabut laporannya di Polres, setelah itu warga juga akan mencabut laporannya di Pomdam. Prosesnya harus jalan beriringan," tutupnya. (*)

Berita lainnya di Berita Buleleng
 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved