Breaking News:

Corona di Bali

Kasus Kematian Pasien Covid di Bali Paling Tinggi di Agustus 2021, Suarjaya: 90% Belum Divaksinasi

KASUS kematian akibat terpapar Covid-19 di Provinsi Bali paling tinggi terjadi selama Agustus 2021.

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Putu Wahyuni Sari
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya - Kasus Kematian Pasien Covid di Bali Paling Tinggi di Agustus 2021, Suarjaya: 90% Belum Divaksinasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - KASUS kematian akibat terpapar Covid-19 di Provinsi Bali paling tinggi terjadi selama Agustus 2021.

Hal tersebut membuat pemerintah menyoroti kasus kematian pasien Covid-19 di Bali.

Terhitung pada Agustus terdapat 752 pasien Covid-19 yang meninggal.

Kepala Dinas Kesehatan Bali dr Ketut Suarjaya mengatakan, ada beberapa penyebab kematian pasien Covid-19 di Bali.

Baca juga: Vaksin Covid Hasil Kerjasama Perusahaan RI dan China Akan Diproduksi di Indonesia, Luhut:Kami Dukung

Salah satunya, beberapa pasien datang ke RS sudah dalam kondiri kritis atau berat. Lalu, kebanyakan umur pasien di atas 60 tahun.

Dan, 62 persen kasus kematian memiliki penyakit bawaan dan 90 persen kasus kematian merupakan pasien yang belum divaksinasi Covid-19.

"Kalau di Bali, beberapa kasus datang ke RS sudah dalam kondisi berat, umur di atas 60 tahun, ada kormobid (62 persen) dan 90 persen belum divaksinasi," katanya, Selasa 7 September 2021.

Sejak Maret 2020 hingga 5 September 2021 terhitung 3.616 pasien Covid-19 di Bali yang meninggal.

Dari 3.616 pasien, 0,61 persen atau sekitar 22 orang berusia 0-5 tahun dan 0,58 persen atau sekitar 20 pasien berusia 6-18 tahun.

Sebanyak 18,42 persen atau sekitar 666 pasien berusia 19-50 tahun, 22,43 persen atau sekirar 811 pasien berusia 51-60 tahun dan 58,01 persen atau sekitar 2.097 pasien berusia di atas 60 tahun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved